
Sentra Jateng – Hujan meteor Lyrid 2025 akan menyapa langit pada malam tanggal 21 hingga 22 April 2025. Fenomena alam ini selalu dinanti oleh para pengamat langit dan astronomi, karena hujan meteor Lyrid terkenal dengan jejak cahayanya yang cukup terang dan menarik.
Hujan meteor Lyrid berasal dari sisa debu komet Thatcher yang melintas di orbit Bumi setiap tahun. Selama puncaknya, kita dapat melihat sekitar 10 hingga 20 meteor setiap jam, tergantung kondisi langit dan cahaya sekitar. Lyrid dikenal karena meteor-meteornya yang sering kali tampak sangat terang, dengan jejak yang bisa terlihat selama beberapa detik.
Namun, banyak orang bertanya-tanya apakah hujan meteor Lyrid ini bisa terlihat dari Indonesia. Menurut para ahli astronomi, hujan meteor Lyrid bisa dilihat dari Indonesia, meskipun dengan beberapa kondisi tertentu. Salah satu faktor utama yang mempengaruhi adalah cuaca dan tingkat polusi cahaya. Untuk bisa menyaksikan fenomena ini dengan jelas, langit yang cerah dan minim cahaya buatan sangat diperlukan.
Di Indonesia, waktu terbaik untuk mengamati hujan meteor ini adalah sekitar tengah malam hingga menjelang subuh, ketika posisi radian Lyrid sudah cukup tinggi di langit bagian timur. Radian Lyrid terletak di dekat konstelasi Lyra, yang mudah ditemukan dengan bantuan aplikasi bintang atau peta langit.
Para astronom menyarankan agar Anda menjauh dari daerah perkotaan untuk mendapatkan pandangan terbaik, serta menyiapkan tempat yang gelap dan nyaman untuk menikmati pertunjukan alam yang memukau ini.
(ar/ar)
