Foto: dok. DKP Gunungkidul

YOGYAKARTA, 24 April 2025 | __Sentra Jateng__ — Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta, menargetkan menebar total 138 ribu ekor ikan lokal di berbagai sungai dan telaga sepanjang tahun 2025.

Pejabat Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP Gunungkidul Wahid Supriyadi menjelaskan melalui sambungan telepon kepada wartawan, “Periode Maret–April kami targetkan menabur 98 ribu benih, sehingga hingga akhir tahun jumlah keseluruhan mencapai 138 ribu ekor.”

Hingga pekan terakhir April, sebanyak 68 ribu benih telah dilepas di Kali Oya wilayah Kalurahan Gari serta Sungai Siraman di Kapanewon Wonosari. Jenis ikan yang ditebarkan adalah tawes dan nilem, spesies endemik yang dinilai paling cocok untuk memulihkan rantai makanan alami di perairan setempat.

Program serupa menyasar sejumlah telaga, di antaranya Telaga Domplang dan Telaga Jurug di Kalurahan Giriwungu, Telaga Girisuko di Kapanewon Panggang, dan Telaga Sumber Temon di Kalurahan Sidorejo, Ponjong.

Wahid membeberkan rencana penebaran lanjutan, “Minggu depan kami akan menambah 30 ribu benih di Kali Pulutan dan tiga titik lain—Bendowo, Pampang, serta Girisuko,” rincinya.

Rincian tahap pertama mencakup 48 ribu ekor nilem dan 50 ribu ekor tawes. Sisanya, sekitar 40 ribu ekor, dijadwalkan ditebar pada Oktober–November 2025.

Menurut Wahid, pemilihan ikan lokal penting agar tidak menimbulkan tekanan ekologi baru. “Tawes dan nilem spesies asli, jadi peluang adaptasinya tinggi dan sekaligus menjaga keanekaragaman hayati,” ujarnya.

Kepala DKP Gunungkidul M. Johan Wijayanto menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan mendorong konsumsi ikan masyarakat. Konsumsi per kapita warga setempat saat ini tercatat 33,4 kg per tahun, di bawah rata-rata DIY sebesar 36,4 kg. “Nanti setelah besar, ikan dapat dipanen warga sebagai sumber gizi tambahan,” tutur Johan.

Program pelepasliaran ini dibiayai dari anggaran daerah serta dukungan Balai Benih Ikan Provinsi. Pemkab berharap keterlibatan komunitas pemancing dan kelompok sadar wisata untuk memantau pertumbuhan populasi ikan di lokasi-lokasi pelepasliaran.

(ar/ar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Simak Berita Lengkap Viral Terpopuler !!!

X