
SENTRA JATENG – Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas mengkhawatirkan. Abu vulkanik mencapai ketinggian 1.000 meter di atas puncak dalam erupsi pagi ini, memicu kepanikan warga sekitar. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) segera meningkatkan status menjadi Level III (Siaga).
Detik-Detik Erupsi yang Mencekam
Menurut laporan PVMBG, erupsi terjadi pada:
✔ Pukul 08.32 WIB
✔ Kolom abu teramati setinggi 4.896 mdpl
✔ Arah semburan mengarah ke selatan dan tenggara
“Erupsi bersifat eksplosif dengan amplitudo maksimum 25 mm. Masyarakat diminta waspada terhadap awan panas guguran,” jelas Kepala PVMBG, Dr. Hendra Gunawan, dalam rilis resminya.
Dampak Langsung: Warga Mengungsi, Penerbangan Terganggu
Beberapa efek langsung yang terlihat:
➤ Ratusan warga Desa Sumberwuluh mulai mengungsi
➤ Debu vulkanik menutupi permukiman dalam radius 5 km
➤ Bandara Abdul Rachman Saleh, Malang, membatalkan 4 penerbangan
“Kami sudah membuka posko pengungsian di Balai Desa Candipuro. Logistik darurat disiapkan,” ungkap BPBD Kabupaten Lumajang.
Peringatan Penting untuk Warga
PVMBG mengeluarkan rekomendasi darurat:
- Jauhi radius 5 km dari kawah
- Hindari aliran sungai yang berhulu di Semeru
- Gunakan masker untuk antisipasi ISPA
- Waspada lahar jika terjadi hujan
Respons Cepat Pemda dan TNI/Polri
Pasukan gabungan telah disiagakan:
✔ 2 truk logistik dikirim ke lokasi
✔ Posko kesehatan darurat didirikan
✔ Evakuasi warga rentan sedang berlangsung
Fakta Kritis:
• Ketinggian abu: 1.000 meter di atas puncak (total ±4.896 mdpl)
• Status: Level III (Siaga)
• Zona bahaya: Radius 5 km dari kawah
• Dampak utama: Pengungsian & gangguan penerbangan
Red (ar/ar)
