dok. Syifa Yulinnas/rwa/ANTARA

SENTRA JATENG – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Pekalongan diguncang skandal penyalahgunaan data wajib pajak oleh oknum pegawai. Modus yang terungkap justru menggunakan nama-nama tokoh fiksi seperti “Doraemon” dan “Saitama” untuk penggelapan pajak senilai Rp3,2 miliar.

Fakta Miris di Balik Penyelewengan

Investigasi menemukan:
✔ 147 NPWP fiktif dibuat selama 2 tahun terakhir
✔ Data palsu menggunakan nama anime, superhero, bahkan presiden fiktif
✔ Kerugian negara mencapai Rp3,2 miliar dari pajak tidak disetor

“Kami menemukan NPWP atas nama ‘Goku Son’ dengan pekerjaan ‘Penghancur Planet’,” ujar Kepala Kanwil DJP Jateng, Ahmad Faisal, sambil menggeleng.

Pelaku Ternyata “Kreatif” tapi Salah Arah

Oknum pegawai berinisial RS (38 tahun) mengaku:
“Saya hanya iseng mencoba sistem, ternyata bisa. Awalnya coba-coba, lama-lama jadi besar,” katanya saat diperiksa penyidik.

Dampak yang Ditimbulkan

  1. 491 wajib pajak asli dirugikan karena data mereka dipakai untuk tutupi kecurangan
  2. Proses restitusi pajak tertunda 6-8 bulan
  3. Kepercayaan masyarakat menurun terhadap sistem perpajakan

Langkah Penertiban Dijalankan

DJP mengambil tindakan tegas:
➤ Audit menyeluruh di seluruh KPP se-Jateng
➤ Pemutakhiran sistem dengan verifikasi biometrik
➤ Sanksi pidana bagi pelaku dengan ancaman 12 tahun penjara

Respons Warganet: Dari Emosi sampai Bercanda

➤ @TaxConsultant: “Ini harus jadi pelajaran untuk sistem pengawasan lebih ketat!”
➤ @AnimeLoversID: “Goku bayar pajak? Wong di planetnya nggak ada pemerintahan!”
➤ @WargaPekalongan: “Duit rakyat dipakai main-main, nggak heran banyak yang males bayar pajak!”

Red (ar/ar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Simak Berita Lengkap Viral Terpopuler !!!

X