dok. Canva.com

SENTRA JATENG – Kebersihan mulut adalah hal yang penting, namun ternyata, terlalu bersemangat dalam melakukannya justru dapat berakibat buruk. Dokter gigi memperingatkan bahwa kebiasaan menyikat gigi terlalu sering, misalnya lebih dari tiga kali sehari, dapat mengikis enamel pelindung gigi dan menyebabkan masalah kesehatan mulut yang serius.

Enamel gigi, yang merupakan lapisan terluar dan terkeras pada gigi, tidak dapat tumbuh kembali sekali terkikis. Pengikisan ini dapat memicu meningkatnya sensitivitas gigi, membuat gigi lebih rentan terhadap rasa sakit saat terkena makanan atau minuman panas dan dingin.

“Banyak orang berpikir bahwa semakin sering menyikat gigi, semakin sehat giginya. Itu adalah anggapan yang keliru. Menyikat gigi dua kali sehari, pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur, sudah cukup untuk menjaga kebersihan mulut,” jelas Drg. R. Darmayanti, Sp.KG, seperti dikutip dari laman resmi PDGI, Selasa (23/9/2025).

Teknik yang Salah Memperparah Kerusakan

Masalahnya tidak hanya terletak pada frekuensi, tetapi juga pada teknik menyikat yang keliru. Menyikat gigi dengan tekanan yang terlalu kuat atau menggunakan bulu sikat yang keras dapat mempercepat proses abrasi pada enamel dan melukai gusi.

“Yang perlu diperhatikan adalah durasi dan tekniknya, bukan frekuensinya. Menyikat gigi yang disarankan adalah selama dua menit dengan tekanan yang lembut dan memastikan semua permukaan gigi terjangkau,” tambah Darmayanti.

Waktu Menyikat yang Justru Berbahaya

Artikel tersebut juga mengingatkan waktu-waktu kritis yang justru berbahaya untuk menyikat gigi, yaitu tepat setelah mengonsumsi makanan atau minuman yang bersifat asam, seperti jeruk, soda, atau wine. Asam akan melunakkan enamel gigi untuk sementara waktu.

“Menyikat gigi dalam kondisi enamel yang sedang lunak akan sangat merusak. Tunggulah setidaknya 30 menit sampai air liur menetralkan kadar asam di mulut dan enamel mengeras kembali,” imbau dokter yang praktik di RSGM Universitas Indonesia itu.

Rekomendasi Perawatan yang Tepat

Untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut secara optimal, para ahli merekomendasikan untuk menyikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi berfluoride, menggunakan sikat gigi berbulu lembut, dan melakukan flossing untuk membersihkan sela-sela gigi yang tidak terjangkau sikat. Pemeriksaan rutin ke dokter gigi setiap enam bulan sekali juga menjadi kunci utama pencegahan.

Red (ar/ar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Simak Berita Lengkap Viral Terpopuler !!!

X