dok. humas KAI/KOMPAS

SENTRA JATENG  – PT Kereta Api Indonesia (KAI) bakal mengoperasikan delapan layanan kereta api khusus yang ditujukan untuk petani dan pedagang. Kebijakan ini merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 74 Tahun 2025 tentang Pengadaan Layanan Angkutan Orang dengan Kereta Api untuk Petani dan Pedagang.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Risal Wasal, menyatakan bahwa layanan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah untuk menekan harga pokok dan memperlancar distribusi komoditas. “Layanan ini merupakan amanat dari Perpres 80/2024 tentang Pengendalian Harga Pokok. Tujuannya jelas, untuk mempermudah distribusi dan menjaga stabilitas harga, terutama untuk komoditas pangan,” papar Risal dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (30/9/2025).

Daftar Lengkap Rute dan Jadwal Kereta Khusus

Kedelapan kereta tersebut akan melayani rute-rute strategis yang menghubungkan sentra produksi pertanian dengan pusat-pusat distribusi dan pasar. Berikut adalah rinciannya:

  1. Stasiun Cibatu ke Stasiun Pasar Senen: Mengangkut komoditas bawang merah dan sayuran.
  2. Stasiun Cibatu ke Stasiun Tanjung Priok: Mengangkut komoditas bawang merah dan sayuran.
  3. Stasiun Purwokerto ke Stasiun Pasar Senen: Mengangkut komoditas beras, bawang merah, dan cabai.
  4. Stasiun Purwokerto ke Stasiun Tanjung Priok: Mengangkut komoditas beras, bawang merah, dan cabai.
  5. Stasiun Surabaya Gubeng ke Stasiun Pasar Senen: Mengangkut komoditas beras, bawang merah, dan cabai.
  6. Stasiun Surabaya Gubeng ke Stasiun Tanjung Priok: Mengangkut komoditas beras, bawang merah, dan cabai.
  7. Stasiun Solo Balapan ke Stasiun Pasar Senen: Mengangkut komoditas beras, bawang merah, dan cabai.
  8. Stasiun Solo Balapan ke Stasiun Tanjung Priok: Mengangkut komoditas beras, bawang merah, dan cabai.

Mekanisme dan Target Pengoperasian

Risal Wasal menjelaskan bahwa kereta-kereta ini akan dijadwalkan beroperasi pada malam hari. Hal ini bertujuan untuk memastikan komoditas segar dapat tiba di pasar pada dini hari, tepat waktu untuk aktivitas perdagangan.

“Kami targetkan kereta khusus ini sudah bisa beroperasi pada tahun 2025 ini juga. Jadwalnya akan disesuaikan sehingga barang bisa sampai pagi-pagi sekali,” jelas Risal. Ia menambahkan, skema tarif yang akan diterapkan adalah tarif kelas ekonomi, membuatnya sangat terjangkau bagi petani dan pedagang.

Dukungan dan Fasilitas Pendukung

Layanan ini tidak hanya sekadar mengangkut orang, tetapi juga dilengkapi dengan fasilitas khusus untuk mendukung komoditas yang diangkut. Setiap kereta akan menyediakan gerbong atau area khusus untuk penyimpanan barang, memastikan komoditas pertanian yang rentan dapat terangkut dengan aman.

Kebijakan ini diharapkan dapat menjadi solusi atas tingginya biaya logistik yang selama ini membebani petani dan pedagang kecil. Dengan adanya transportasi yang terjangkau, andal, dan cepat, diharapkan margin keuntungan para petani dan pedagang dapat meningkat, yang pada akhirnya berkontribusi pada stabilisasi harga bahan pangan di tingkat konsumen.

Red (ar/ar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Simak Berita Lengkap Viral Terpopuler !!!

X