
SENTRA JATENG – Warga Indonesia yang menyandang nama “Bambang” kini memiliki ikatan yang lebih resmi. Perkumpulan Persaudaraan Bambang Sedunia (PBS) secara resmi telah ditetapkan sebagai Badan Hukum Organisasi Masyarakat (Ormas) oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Pengesahan ini tertuang dalam Keputusan Gubernur Nomor 317 Tahun 2025, yang diterbitkan pada 23 September 2025 lalu. Dengan status baru ini, organisasi yang menghimpun para ‘Bambang’ dari berbagai latar belakang ini semakin memperkuat eksistensi dan legalitasnya.
Dari Grup Media Sosial ke Ormas Resmi
Ketua Umum PBS, Bambang Soesatyo, mengungkapkan perjalanan panjang organisasinya. Awalnya, PBS hanya berupa grup percakapan di aplikasi pesan yang dibentuk pada 2017. “Kami bersyukur, dari yang awalnya hanya grup media sosial, kami bisa menjadi organisasi yang diakui negara,” ujar Bambang Soesatyo, yang akrab disapa Bamsoet, di Jakarta, Kamis (2/10/2025).
Dia menekankan bahwa legalitas ini bukan akhir perjuangan, melainkan justru tantangan baru untuk lebih berkontribusi kepada masyarakat. “Pengakuan negara ini menjadi modal untuk membangun organisasi yang lebih profesional, akuntabel, dan tentu saja bermanfaat bagi seluruh anggota dan masyarakat luas,” tambahnya.
Jumlah Anggota Tembus 1.705 Orang
Dengan status Ormas yang baru, PBS tidak kekurangan anggota. Secara resmi, jumlah anggota tercatat mencapai 1.705 orang. Mereka tersebar di 30 provinsi dan 159 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Bahkan, ketua dewan pembina PBS, Bambang Trihatmodjo, menyebut animo masyarakat sangat tinggi. “Bahkan yang tidak bernama Bambang pun banyak yang ingin bergabung,” ujarnya. Untuk menjawab minat tersebut, organisasi ini memiliki sebutan khusus bagi anggota yang tidak bernama Bambang, yaitu “Sahabat Bambang”.
Visi dan Program Kerja Ke Depan
Sebagai organisasi yang solid, PBS telah menyusun sejumlah program kerja ke depan. Fokus utamanya adalah pada bidang pendidikan, ekonomi, sosial, dan kebudayaan.
Sekretaris Jenderal PBS, Bambang Haryo, membeberkan beberapa rencana konkret. “Kami akan mengadakan pelatihan kewirausahaan, bantuan beasiswa, dan berbagai kegiatan sosial yang memberdayakan,” jelasnya.
Dengan badan hukum yang kini telah dimiliki, langkah Persaudaraan Bambang Sedunia untuk mewujudkan persaudaraan yang nyata dan bermanfaat bagi bangsa dan negara menjadi semakin terbuka dan terstruktur.
Red (ar/ar)
