dok. freepik/KOMPAS

SENTRA JATENG  – PT Pertamina Hulu Energi (PHE), anak usaha PT Pertamina (Persero) yang mengelola bisnis hulu migas, mencatatkan produksi minyak dan gas bumi (migas) yang positif sepanjang periode Januari hingga Agustus 2025. Realisasi produksi migas PHE mencapai 1,04 juta barel setara minyak per hari (barrels of oil equivalent per day/BOEPD).

Direktur Utama Pertamina Hulu Energi, Taufik Aditiyawarman, memaparkan komposisi dari angka produksi tersebut. “Dari 1,04 juta BOEPD, kontribusi minyak mentah mencapai 450 ribu barel per hari (BOPD), sedangkan produksi gas bumi berada di posisi 3.458 million standard cubic feet per day (MMSCFD),” jelas Taufik dalam konferensi pers virtual, Senin (20/10/2025).

Realiasi Lifting yang Mengikuti Target

Di sisi penjualan atau lifting, PHE juga menunjukkan kinerja yang solid. Taufik menyebutkan bahwa realisasi lifting minyak PHE hingga Agustus 2025 telah mencapai 99,4 persen dari target yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Sementara untuk lifting gas, realisasinya bahkan melampaui target, yakni sebesar 101,8 persen.

“Pencapaian ini tidak lepas dari upaya maksimal dan kerja keras seluruh jajaran PHE serta dukungan dari semua pihak, termasuk SKK Migas dan mitra kerja sama,” tambah Taufik mengapresiasi tim dan para pemangku kepentingan.

Strategi Pertahankan Laju Produksi

Untuk mempertahankan dan meningkatkan laju produksi ini, PHE menjalankan sejumlah strategi. Dua pendekatan utama yang dijalankan adalah melalui kegiatan well intervention dan percepatan proyek pengembangan lapangan (development project).

“Kami telah menyelesaikan 1.300 kegiatan well intervention dan berhasil menyelesaikan 14 proyek pengembangan hingga kuartal III-2025. Upaya-upaya ini sangat krusial untuk menopang laju produksi dari lapangan-lapangan yang ada,” papar Taufik lebih rinci.

Kontribusi untuk Ketahanan Energi Nasional

Kinerja operasional PHE yang positif ini menjadi kontributor signifikan bagi ketahanan energi nasional. Dengan realisasi lifting yang tinggi, pasokan energi dalam negeri dapat lebih terjamin. Pencapaian produksi di atas 1 juta BOEPD ini menjadi fondasi penting bagi PHE dan Pertamina secara keseluruhan dalam mendukung target produksi migas nasional serta mengurangi ketergantungan pada impor.

Red (ar/ar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Simak Berita Lengkap Viral Terpopuler !!!

X