
Sentra Jateng – Pemasangan stairlift (kursi roda tangga) di Candi Borobudur yang dilakukan oleh Perusahaan Pelaksana Otorita Borobudur (PCO) memicu perdebatan publik. Fasilitas ini dipasang menyusul permintaan khusus dari pemerintah Prancis terkait kunjungan tamu negara mereka.
Direktur Utama PCO, Edy Setijono, menjelaskan bahwa pemasangan bersifat sementara. “Ini murni untuk kepentingan kunjungan tamu penting dari Prancis yang memiliki kebutuhan khusus. Kami pastikan tidak merusak struktur asli candi,” tegas Edy saat dihubungi.
Latar Belakang Pemasangan
Permintaan pemasangan datang setelah pemerintah Prancis mengajukan nota diplomatik mengenai rencana kunjungan pejabat tinggi mereka yang menggunakan kursi roda. Pemasangan dilakukan di sisi timur candi dengan teknologi khusus yang tidak merusak batuan candi.
“Kami menggunakan sistem vakum dan bantalan khusus yang tidak meninggalkan bekas pada batu andesit,” jelas kepala tim teknis PCO, Irwan Susanto.
Respons Pro Kontra
- Pihak yang Mendukung:
- Kementerian Pariwisata: “Ini bentuk komitmen aksesibilitas bagi penyandang disabilitas”
- Aktivis disabilitas: “Langkah baik untuk inklusivitas di situs warisan dunia”
- Pihak yang Menentang:
- Arkeolog UGM, Prof. Djoko Dwiyanto: “Berisiko terhadap keutuhan struktur candi meski diklaim aman”
- Budayawan: “Mengkomersilkan candi untuk kepentingan politik”
Jaminan Keamanan dari PCO
Edy menekankan bahwa pemasangan telah melalui kajian ketat:
- Durasi hanya 3 hari
- Pengawasan arkeolog selama 24 jam
- Asuransi khusus senilai Rp50 miliar
Rencana Ke Depan
Pemerintah melalui Kemendikbudristek sedang menyusun pedoman tetap untuk aksesibilitas di situs purbakala. “Kami akan buat aturan khusus yang menyeimbangkan pelestarian dan inklusivitas,” kata Dirjen Kebudayaan.\
Catatan Redaksi:
Pemasangan telah dibongkar pada 27 Mei 2025 pukul 22.00 WIB setelah kunjungan usai. PCO menyatakan seluruh perangkat dalam kondisi baik dan tidak ada kerusakan pada candi.
(ar/ar)
Catatan Redaksi:
Pemasangan telah dibongkar pada 27 Mei 2025 pukul 22.00 WIB setelah kunjungan usai. PCO menyatakan seluruh perangkat dalam kondisi baik dan tidak ada kerusakan pada candi.
