
Sentra Jateng – Seorang ibu rumah tangga berinisial S (45 tahun) ditemukan tewas dengan luka berat di tepi Jalan Poros Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Polisi menetapkan keponakan korban sendiri, AR (22 tahun), sebagai tersangka utama dalam kasus yang menggemparkan warga ini.
Kronologi Mengerikan
- Hari Pertama:
- Korban dilaporkan hilang oleh suami setelah tidak pulang dari pasar
- Warga menemukan jenazah dengan luka tusuk di dada dan kepala
- Pengembangan Kasus:
- CCTV menunjukkan korban terakhir terlihat dengan keponakannya
- Tersangka ditangkap di rumah neneknya 12 jam setelah kejadian
- Pengakuan Pelaku:
- Mengaku bertengkar soal utang Rp3,5 juta
- Emosi setelah disebut “tidak punya masa depan” oleh korban
Bukti Kunci
- Senjata tajam ditemukan di kali dekat TKP
- Baju berlumuran darah di rumah pelaku
- Riwayat psikologis pelaku yang tidak stabil
Data Korban dan Pelaku
| Detail | Korban (S) | Pelaku (AR) |
|---|---|---|
| Usia | 45 tahun | 22 tahun |
| Hubungan | Bibi | Keponakan |
| Pekerjaan | Ibu rumah tangga | Pengangguran |
| Riwayat | Tidak ada konflik sebelumnya | Pernah dirawat di RSJ |
Reaksi Keluarga
Suami korban, Tono (50 tahun):
“Saya tidak menyangka keluarga sendiri bisa melakukan ini. AR sering kami bantu sejak kecil.”
Penjelasan Polisi
Kapolres Banjar AKBP Rudi Hermawan:
“Motif utang hanya pemicu. Pelaku punya gangguan kepribadian yang membuatnya tidak bisa mengendalikan amarah.”
Dampak pada Masyarakat
- Warga setempat meningkatkan patroli ronda malam
- Puskesmas membuka layanan konseling keluarga gratis
- Tokoh agama gencar sosialisasi penyelesaian konflik tanpa kekerasan
red (ar/ar)
