dok. Screenshot akun Instagram @im.semarang_official/KOMPAS

Sentra Jateng – Mediasi antara keluarga Surya (35) dan tetangganya, Darmanto (42), yang memicu viralnya video bocah terpaksa melewati sungai karena jalan ditutup, akhirnya mencapai titik terang. Proses mediasi yang difasilitasi oleh Lembaga Adat setempat menghasilkan dua kesepakatan penting untuk menyelesaikan konflik yang telah berlangsung selama 3 bulan ini.

“Kami sepakat membuka jalan itu dengan syarat tertentu. Yang penting anak-anak tidak lagi dalam bahaya,” ujar Surya usai mediasi.

Dua Poin Kesepakatan Mediasi

1️⃣ Pembukaan Akses Jalan

  • Jalan akan dibuka selebar 1,5 meter khusus pejalan kaki
  • Dipasang pintu pagar yang bisa dikunci malam hari
  • Biaya perbaikan jalan ditanggung bersama

2️⃣ Aturan Penggunaan Bersama

  • Waktu akses dibatasi pukul 05.00-21.00 WIB
  • Dilarang digunakan untuk kendaraan berat
  • Ada sanksi adat jika melanggar kesepakatan

Kronologi Kasus

  • Mei 2025: Darmanto menutup jalan dengan tembok karena klaim tanah warisan
  • Juni 2025: Anak-anak terpaksa menyeberang sungai berarus deras untuk sekolah
  • 28 Juli 2025: Video viral di media sosial
  • 31 Juli 2025: Intervensi pemda dan lembaga adat

Dampak Sosial

✔ Anak-anak: Kini bisa berjalan kaki ke sekolah dengan aman
✔ Warga: Membentuk sistem ronda bersama untuk pengawasan
✔ Pemda: Akan bangun jembatan darurat sebagai solusi jangka pendek

Respons Pihak Terkait

Kepala Desa Setiawan:
“Ini pelajaran berharga tentang penyelesaian konflik secara kekeluargaan. Kami apresiasi kedewasaan kedua belah pihak.”

Psikolog Anak (Universitas Airlangga):
“Trauma pada anak-anak perlu pendampingan. Mereka sempat takut melihat air sungai.”

Red (ar/ar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Simak Berita Lengkap Viral Terpopuler !!!

X