dok. SIGIRANUS MARUTHO BERE/KOMPAS

Sentra Jateng – Bupati Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), resmi meminta maaf kepada orangtua siswa setelah puluhan anak SD mengalami keracunan usai mengonsumsi makanan dan minuman yang diduga mengandung Metilen Biru G (MBG). Kejadian ini menimpa 47 siswa di SD Inpres Nulle pada hari Selasa (30/7) lalu.

“Atas nama pemerintah daerah, saya menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya. Kami sedang bekerja keras mengusut tuntas kasus ini,” kata Bupati TTS, Egusem Pieter Tahun, dalam jumpa pers darurat.

Kronologi Kejadian

🕘 Pukul 09.00 WIB:

  • Siswa diberikan minuman sirup dan kue oleh oknum tak dikenal
  • 30 menit kemudian, siswa mulai mual, pusing, dan muntah

🚑 Pukul 10.30 WIB:

  • Korban dibawa ke Puskesmas terdekat
  • 12 anak dirujuk ke RSUD Soe karena kondisi kritis

🔍 Pukul 15.00 WIB:

  • Sisa makanan diperiksa laboratorium
  • Diduga mengandung zat pewarna tekstil (MBG)

Data Korban

KategoriJumlah
Total keracunan47 siswa
Dirawat di Puskesmas35 orang
Dirujuk ke RSUD12 orang
Sudah pulang40 orang
Masih dirawat7 orang

Langkah Penanganan

  1. Pemeriksaan laboratorium sampel makanan
  2. Pelacakan oknum pemberi makanan
  3. Penyuluhan keamanan pangan di sekolah
  4. Bantuan psikologis untuk korban

Respons Orangtua

Maria Lodo (38), orangtua salah satu korban:
“Saya minta pemerintah bertanggung jawab. Anak saya sampai kejang-kejang!”

Pernyataan Ahli Kesehatan

dr. Yosephina Nope dari RSUD Soe:
“Gejala sesuai keracunan zat berbahaya. MBG bisa sebabkan gagal ginjal jika tertelan.”

Tindakan Hukum

✔ Polisi sudah periksa 5 saksi
✔ Menyita barang bukti kemasan makanan
✔ Dalami motif pelaku

Red (ar/ar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Simak Berita Lengkap Viral Terpopuler !!!

X