
SENTRA JATENG – Puskesmas Purwasari di Kabupaten Karawang mengalami kerusakan berat hingga sebagian atap dan plafonnya ambruk. Kejadian yang viral di media sosial ini langsung ditanggapi oleh pihak berwenang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang memberikan klarifikasi bahwa insiden ini disebabkan oleh cuaca ekstrem hujan disertai angin kencang, bukan karena faktor kelalaian atau konstruksi.
Kronologi Kejadian dan Kerusakan
Kejadian berlangsung pada Rabu (20/8) sore, saat hujan deras dan angin kencang melanda wilayah Karawang. Atap dan plafon bagian belakang Puskesmas Purwasari roboh akibat terjangan angin.
“Kami memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Seluruh pasien dan tenaga kesehatan sudah dievakuasi tepat waktu,” jelas Kepala BPBD Karawang, Drs. Asep Sujana, Kamis (21/8).
Klarifikasi Puskesmas dan Langkah Darurat
Pihak Puskesmas Purwasari membenarkan bahwa kerusakan terjadi akibat faktor alam. Mereka telah menutup sementara layanan dan memindahkan aktivitas ke puskesmas pembantu terdekat.
“Kami meminta maaf atas ketidaknyamanannya. Layanan kesehatan tetap berjalan di tempat yang aman,” ujar Kepala Puskesmas Purwasari, dr. Linda Wati.
Respons Pemda dan Proses Rehabilitasi
Pemerintah Daerah Karawang telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan BPBD untuk segera melakukan perbaikan. Tim teknis telah diturunkan untuk mengevaluasi kerusakan dan menyusun rencana rehabilitasi.
“Kami akan prioritaskan perbaikan agar layanan kesehatan tidak terganggu lama,” tambah Asep Sujana.
Peringatan Cuaca untuk Masyarakat
BPBD mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berlangsung. Beberapa wilayah di Karawang masih berpotensi mengalami hujan deras dan angin kencang dalam beberapa hari ke depan.
Red (ar/ar)
