dok. Nur Khalis/KOMPAS

SENTRA JATENG – Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, ditetapkan dalam status Kejadian Luar Biasa (KLB) Campak oleh Dinas Kesehatan setempat. Menanggapi hal ini, sebanyak puluhan ribu dosis vaksin campak mulai disebarkan secara darurat ke berbagai puskesmas dan posyandu di wilayah tersebut untuk menekan penyebaran penyakit yang sangat menular ini.

Peningkatan Kasus dan Respons Cepat Dinkes

Penetapan status KLB ini dilakukan setelah ditemukan peningkatan signifikan jumlah kasus campak dalam beberapa pekan terakhir, terutama menyerang anak-anak di bawah usia lima tahun (balita) yang belum mendapatkan imunisasi lengkap.

“Kami sudah menyiapkan vaksin dan melakukan penyebaran massal. Masyarakat dihimbau untuk segera membawa anak-anak ke fasilitas kesehatan terdekat,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, dr. Aisyah Rahman, Jumat (22/8).

Penyebaran Vaksin dan Target Vaksinasi

Vaksin disebarkan ke seluruh puskesmas dan pos pelayanan terpadu (posyandu) di 27 kecamatan. Petugas kesehatan juga melakukan door-to-door untuk menjangkau daerah yang sulit dijangkau dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya vaksinasi.

Target utama adalah anak-anak berusia 9 bulan hingga 15 tahun yang belum mendapatkan imunisasi campak atau yang status imunisasinya tidak lengkap.

Penyebab KLB dan Upaya Pencegahan

KLB ini diduga kuat terjadi karena cakupan imunisasi yang masih rendah di beberapa daerah, sehingga menyebabkan kekebalan komunitas (herd immunity) tidak terbentuk optimal.

Selain vaksinasi, Dinkes juga mengimbau masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta menggunakan masker jika mengalami gejala untuk mencegah penularan.

Red (ar/ar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Simak Berita Lengkap Viral Terpopuler !!!

X