
SENTRA JATENG – Artis senior Paramitha Rusady membuat pengakuan mengejutkan dengan membongkar praktik calo kuota haji yang masih marak terjadi. Perempuan yang dikenal sebagai seorang publik figur itu mengungkapkan bahwa kuota haji pribadinya pernah ditawar hingga Rp1 miliar oleh oknum tidak bertanggung jawab yang ingin memperjualbelikan jatah ibadah tersebut.
Kuota Haji Langka Jadi Incaran Calo
Paramitha bercerita bahwa ia telah mendaftar haji melalui jalur resmi dan menunggu antrean sesuai prosedur. Namun, karena kuota haji Indonesia yang sangat terbatas dan antrean yang panjang, oknum calo memanfaatkan situasi ini untuk menawarkan “jalan pintas” dengan harga fantastis.
“Saya dapat tawaran yang tidak sedap. Katanya, kalau saya mau melepas kuota saya, bisa dibayar sampai Rp1 miliar. Tapi saya tolak tentunya. Ibadah haji itu niatnya kepada Allah, bukan untuk diperjualbelikan,” ujar Paramitha dalam channel YouTube pribadinya, Jumat (22/8).
Modus Penawaran dan Permainan Oknum
Paramitha tidak menjelaskan secara rinci bagaimana oknum tersebut bisa mengetahui data dan menawarnya. Namun, ia menduga kuat ada kebocoran data atau permainan dari oknum dalam sistem yang memanfaatkan kebutuhan masyarakat untuk segera menunaikan ibadah haji.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur dengan tawaran calo, karena selain haram, juga berisiko tertipu dan kehilangan uang tanpa mendapatkan kepastian keberangkatan.
Dukungan dari Kementerian Agama dan Masyarakat
Pernyataan Paramitha ini langsung mendapat tanggapan serius dari Kementerian Agama. Melalui siaran pers, Kemenag menyatakan akan menginvestigasi lebih lanjut temuan ini dan mengambil tindakan tegas jika terbukti ada oknum yang terlibat dalam praktik jual beli kuota haji.
Masyarakat pun memberikan dukungan penuh atas sikap Paramitha yang berani membongkar praktik tidak terpuji ini. Banyak netizen memuji integritasnya dan menganggap hal ini sebagai alarm bagi pihak berwajib untuk membersihkan sistem dari calo-calo haji.
Red (ar/ar)
