
SENTRA JATENG – Sebanyak 141 tokoh dari berbagai latar belakang, termasuk politikus, menteri, seniman, dan akademisi, menerima tanda kehormatan negara dari Presiden Prabowo Subianto dalam upacara kenegaraan yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (26/8). Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas jasa dan kontribusi mereka kepada bangsa dan negara.
Ragam Tokoh Penerima Tanda Kehormatan
Para penerima berasal dari berbagai bidang, mencerminkan keberagaman kontribusi untuk Indonesia:
- Politikus: Sejumlah mantan menteri dan anggota DPR yang aktif dalam pembuatan kebijakan strategis.
- Seniman: Maestro seni tradisional dan modern yang telah mempromosikan budaya Indonesia di kancah global.
- Akademisi: Profesor dan peneliti yang berperan dalam kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
- Tokoh Sosial: Aktivis yang dedikasinya fokus pada isu kemanusiaan dan lingkungan.
“Ini adalah bentuk penghargaan negara yang tidak ternilai. Kami sangat terhormat dan berterima kasih,” ucap Dr. Sudirman Said, salah satu penerima yang hadir dalam acara tersebut.
Jenis Tanda Kehormatan yang Dianugerahkan
Penghargaan yang diberikan meliputi:
- Bintang Jasa Republik Indonesia
- Untuk mereka yang berjasa dalam bidang tertentu yang bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
- Bintang Budaya Parama Dharma
- Khusus bagi tokoh yang berkontribusi melestarikan dan memajukan kebudayaan Indonesia.
- Bintang Penegak Demokrasi
- Diberikan kepada mantan politikus dan aktivis yang konsisten memperjuangkan nilai-nilai demokrasi.
Pesan Presiden Prabowo
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menekankan bahwa penghargaan ini adalah simbol terima kasih negara kepada para tokoh yang telah bekerja tanpa pamrih.
“Mereka adalah pilar-pilar yang membangun Indonesia. Tanpa dedikasi mereka, kita tidak akan mencapai kemajuan seperti sekarang,” tutur Prabowo.
Daftar Lengkap 141 Tokoh
Untuk daftar lengkapnya, masyarakat dapat mengakses situs resmi Sekretariat Negara atau media nasional. Beberapa nama yang terkenal di antaranya:
- Politikus: Akbar Tanjung, Megawati Soekarnoputri
- Seniman: Didi Kempot (alm.), Slank
- Akademisi: Prof. Emil Salim, Prof. Arief Rahman
Red (ar/ar)
