
SENTRA JATENG – Memasuki tahun akademik 2025/2026, calon mahasiswa dan orang tua kembali menyoroti besaran biaya pendidikan untuk program studi Kedokteran di berbagai universitas. Biaya kuliah kedokteran dikenal cukup tinggi, baik di perguruan tinggi negeri (PTN) maupun swasta (PTS). Berikut rincian Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk PTN dan Iuran Pendidikan Institusi (IPI) untuk PTS di 11 kampus ternama, berdasarkan data terbaru yang dihimpun dari sumber resmi masing-masing universitas.
Biaya di Perguruan Tinggi Negeri (PTN)
Biaya kuliah di PTN umumnya menggunakan skema UKT yang dibagi berdasarkan kelompok kemampuan ekonomi mahasiswa. Untuk prodi Kedokteran, kisaran UKT biasanya berada pada kelompok tertinggi.
- Universitas Indonesia (UI): Rp 15 – 35 juta per semester
- Universitas Gadjah Mada (UGM): Rp 10 – 30 juta per semester
- Universitas Airlangga (Unair): Rp 10 – 25 juta per semester
- Universitas Padjadjaran (Unpad): Rp 10 – 28 juta per semester
- Universitas Brawijaya (UB): Rp 8 – 22 juta per semester
- Universitas Diponegoro (Undip): Rp 9 – 25 juta per semester
- Universitas Sebelas Maret (UNS): Rp 7,5 – 20 juta per semester
Biaya di Perguruan Tinggi Swasta (PTS)
Sementara itu, kampus swasta menerapkan sistem Iuran Pendidikan Institusi (IPI) atau serupa yang nilainya cenderung lebih tinggi dan flat.
- Universitas YARSI (Jakarta): Rp 25 – 30 juta per semester
- Universitas Islam Indonesia (UII, Yogyakarta): Rp 22 – 28 juta per semester
- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS): Rp 18 – 24 juta per semester
- Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya (Jakarta): Rp 27 – 33 juta per semester
Faktor yang Mempengaruhi Biaya
Besaran biaya dapat bervariasi tergantung pada kebijakan kampus, fasilitas yang disediakan, serta status akreditasi program studi. Biaya di atas umumnya hanya mencakup uang kuliah, belum termasuk biaya hidup, praktikum, buku, dan biaya lain-lain yang dapat memerlukan anggaran tambahan signifikan.
Tips untuk Calon Mahasiswa
Bagi calon mahasiswa, disarankan untuk selalu memeriksa informasi terbaru langsung melalui website resmi universitas atau menghubungi bagian administrasi. Selain itu, manfaatkan berbagai skema beasiswa yang ditawarkan oleh pemerintah, kampus, maupun pihak swasta untuk meringankan beban biaya pendidikan.
Pendidikan dokter memang memerlukan investasi yang besar, namun hal ini sejalan dengan kompleksitas ilmu dan tanggung jawab profesi di bidang kesehatan. Perencanaan keuangan yang matang menjadi kunci kesuksesan studi di jurusan ini.
Red (ar/ar)
