dok. freepik/KOMPAS

SENTRA JATENG  – Membeli token listrik kini semakin mudah dengan beragam metode digital, mulai dari aplikasi e-wallet seperti Dana hingga pembayaran via pulsa. Namun, di balik kemudahan itu, ancaman penipuan mengintai. Lantas, bagaimana cara membeli token listrik yang aman dan terhindar dari praktik penipuan?

Berdasarkan penelusuran Kompas.com, berikut adalah lima langkah aman yang dapat Anda ikuti untuk bertransaksi, sebagaimana dirangkum dari berbagai sumber.

1. Gunakan Aplikasi Resmi atau Situs Terpercaya

Langkah pertama dan paling krusial adalah memastikan Anda bertransaksi melalui platform yang resmi dan terpercaya. Beberapa channel resmi yang direkomendasikan adalah:

  • Aplikasi myPLN.
  • Situs website pln.co.id.
  • Aplikasi e-wallet resmi mitra PLN, seperti Dana, OVO, GoPay, LinkAja, atau melalui fitur di aplikasi bank-bank ternama.
  • Gerai resmi seperti Indomaret atau Alfamart.

Hindari membeli token listrik melalui situs atau aplikasi tidak resmi yang menawarkan harga jauh di bawah normal. “Pastikan Anda mengunduh aplikasi myPLN dari store resmi seperti Google Play Store atau App Store untuk menghindari aplikasi palsu,” jelas seorang sumber dari PLN.

2. Periksa Kembali Nomor Meter dan ID Pelanggan

Kesalahan dalam memasukkan nomor meteran (ID Pelanggan) merupakan salah satu masalah yang sering terjadi. Sebelum menekan tombol konfirmasi pembayaran, pastikan untuk memeriksa kembali:

  • Nomor ID Pelanggan (20 digit) yang tertera di struk token sebelumnya atau di meteran listrik.
  • Nomor Meter (11 digit) yang ada pada perangkat meteran di rumah Anda.

Memastikan kedua nomor ini benar akan menghindari token Anda terkirim ke pelanggan lain, yang sulit untuk dikembalikan.

3. Waspadai Penawaran Harga Tidak Wajar

Jika Anda menemukan penjual token listrik yang menawarkan harga jauh lebih murah, misalnya diskon hingga 50%, waspada itu adalah modus penipuan. Token listrik memiliki harga yang sudah ditetapkan oleh PLN, dan penjual resmi tidak mungkin memberikan diskon dalam jumlah fantastis. “Harga token listrik adalah tarif yang berlaku. Ketika ada yang jual lebih murah, itu patut dipertanyakan,” tandasnya.

4. Simpan Bukti Transaksi dengan Baik

Setelah transaksi berhasil, jangan langsung menutup halaman atau aplikasi. Simpan bukti transaksi berupa screenshot atau PDF yang biasanya dikirimkan via email. Bukti ini sangat penting jika terjadi masalah, seperti token gagal masuk. Pada bukti transaksi, biasanya terdapat Transaction ID yang dapat digunakan untuk menghubungi customer service.

5. Pastikan Token Berhasil Masuk ke Meteran

Langkah terakhir adalah memastikan token yang Anda beli telah berhasil terinput ke dalam meteran listrik. Beberapa langkah yang bisa dilakukan:

  • Periksa saldo token di meteran listrik setelah melakukan pengisian.
  • Jika token belum masuk setelah beberapa menit, gunakan bukti transaksi yang telah disimpan untuk melaporkan masalah ke call center PLN di 123 atau melalui layanan chat di aplikasi myPLN.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda bisa menikmati kemudahan membeli token listrik secara digital tanpa khawatir menjadi korban penipuan. Selalu utamakan kehati-hatian dalam setiap transaksi keuangan Anda.

Red (ar/ar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Simak Berita Lengkap Viral Terpopuler !!!

X