dok. Tribun Bali

SENTRA JATENG – Aksi kekerasan berujung maut kembali memilukan Pulau Dewata. Dua orang kakak beradik, I Putu Anom Swastika (25) dan I Kadek Yuda Ananta (19), harus meregang nyawa setelah menjadi korban penikaman dalam sebuah perkelahian di Desa Sukawana, Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali. Peristiwa tragis ini terjadi pada Jumat (10/10/2025) malam sekitar pukul 22.30 WITA.

Kapolres Bangli AKBP I Gede Juliartha, melalui Kasat Reskrim AKP I Made Sucitra Dwipa, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus pembunuhan berencana ini. “Untuk mengungkap kasus ini, kami telah menetapkan tiga tersangka dengan pasal berlapis, yaitu Pasal 340 dan Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang pembunuhan berencana dan penganiayaan berat,” jelas Made Sucitra, Minggu (12/10/2025).

Kronologi Berdarah di Lokasi Wisata

Berdasarkan penyelidikan polisi, insiden berawal dari sebuah percakapan di media sosial yang memicu cekcok antara korban dan pelaku. Ketegangan yang bermula di dunia maya itu akhirnya berlanjut ke tatap muka. Kedua korban mendatangi lokasi dimana para pelaku berada, yang tak jauh dari kediaman mereka di kawasan Kintamani yang dikenal sebagai destinasi wisata itu.

“Motifnya diawali dari saling sindir di media sosial. Korban kemudian mendatangi tempat tersangka, yang akhirnya memicu perkelahian fisik,” ujar Made Sucitra merinci awal mula insiden naas tersebut. Saat perkelahian terjadi, ketiga tersangka dikabarkan menggunakan senjata tajam jenis celurit untuk menyerang kedua kakak beradik tersebut.

Korban Tewas dengan Luka Tikam

Kedua korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan luka tikaman di beberapa bagian tubuh mereka. I Putu Anom Swastika, sang kakak, mengalami luka bakar di bagian tangan dan luka tikam yang parah. Sementara adiknya, I Kadek Yuda Ananta, juga mengalami luka tikam yang dalam.

Akibat luka-luka tersebut, nyawa keduanya tidak dapat diselamatkan. Kedua jasad kemudian dibawa ke RS Wangaya, Denpasar, untuk menjalani proses autopsi guna mendukung penyelidikan lebih lanjut. Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan warga setempat.

Tiga Tersangka Sudah Berhasil Diamankan

Polres Bangli telah mengamankan ketiga tersangka yang merupakan warga setempat. Mereka berhasil diamankan di lokasi kejadian dan sekitarnya tak lama setelah insiden terjadi. “Ketiga tersangka sudah kami amankan. Kami juga menyita barang bukti berupa dua celurit yang diduga digunakan untuk menyerang korban,” tambah Made Sucitra.

Dengan ditangkapnya ketiga pelaku, polisi berharap proses hukum dapat berjalan untuk memberikan keadilan bagi keluarga korban. Kasus ini juga menjadi peringatan keras akan bahaya laten konflik di media sosial yang dapat merembet menjadi kekerasan fisik dengan konsekuensi yang fatal.

Red (ar/ar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Simak Berita Lengkap Viral Terpopuler !!!

X