Foto: dok. Frits Ramandey

Sentra Jateng – Suasana misi pencarian terhadap Iptu Muhammad Iqbal Tomi berubah mencekam pada Minggu (27/4/2025), ketika Ketua Komnas HAM Papua, Frits Ramandey, bersama timnya, menjadi sasaran tembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan. Insiden terjadi saat rombongan berada di Kampung Yapimakot, Distrik Serambakon.

Frits mengungkapkan, dalam perjalanan menuju lokasi, tiba-tiba terdengar rentetan tembakan dari arah atas bukit. “Kami mendengar suara tembakan, cukup dekat, sepertinya dari arah ketinggian,” ujar Frits Ramandey saat dikonfirmasi.

Misi tersebut awalnya bertujuan untuk mencari keberadaan Iptu Tomi, anggota Satgas Damai Cartenz, yang diduga diserang KKB saat patroli. Namun, bukannya menemukan tanda-tanda keberadaan korban, justru tim harus menghadapi serangan mendadak tersebut. Akibat kondisi yang membahayakan, rombongan segera mencari perlindungan dan mengamankan diri.

Menurut Frits, lokasi kejadian cukup rawan karena berada di daerah pegunungan dengan jarak pandang terbatas. “Daerah itu sangat sulit, banyak semak belukar, sehingga pandangan sangat terbatas,” imbuhnya.

Frits bersama anggota Komnas HAM Papua, sejumlah anggota Satgas Damai Cartenz, serta aparat TNI-Polri lainnya dalam tim tersebut langsung melakukan manuver evakuasi. “Kami tidak melihat siapa pelakunya secara langsung, hanya mendengar suara tembakan,” tambah Frits.

Selain itu, upaya pencarian Iptu Tomi masih terus dilanjutkan, namun dengan pengamanan ketat. Satgas Damai Cartenz berkoordinasi dengan aparat keamanan setempat untuk memperluas pencarian ke sejumlah titik strategis di wilayah Pegunungan Bintang.

Peristiwa ini menambah panjang daftar aksi kekerasan yang dilakukan KKB terhadap aparat negara dan warga sipil di Papua, terutama di daerah-daerah pegunungan yang sulit diakses. “Kami berharap proses pencarian ini tetap berjalan dengan mengutamakan keselamatan seluruh tim,” tutur Frits menegaskan.

Hingga saat ini, situasi di sekitar Kampung Yapimakot masih dinyatakan siaga, sementara aparat keamanan terus memperkuat patroli dan pengamanan untuk mengantisipasi serangan lanjutan dari KKB.

(ar/ar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Simak Berita Lengkap Viral Terpopuler !!!

X