
Sentra Jateng – Sebanyak 153 siswa SMP Negeri 35 Bandung mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi makanan dari Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu (30/4/2025). Akibat insiden ini, Dinas Pendidikan Kota Bandung memutuskan untuk menghentikan sementara program MBG di sekolah tersebut.
Kronologi Kejadian
Para siswa mulai merasakan gejala seperti mual, muntah, dan pusing setelah menyantap makanan yang disediakan dalam program MBG. Sebagian besar siswa dilarikan ke Puskesmas terdekat dan beberapa dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Tindakan Pemerintah
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Hikmat Ginanjar, menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG. “Kami akan memastikan bahwa kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang,” ujarnya.
Investigasi dan Langkah Selanjutnya
Dinas Kesehatan Kota Bandung telah mengambil sampel makanan untuk diuji di laboratorium guna mengetahui penyebab pasti keracunan. Hasil uji laboratorium akan menjadi dasar untuk menentukan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan tindakan hukum terhadap pihak penyedia makanan.
Program MBG merupakan inisiatif pemerintah untuk menyediakan makanan bergizi gratis kepada siswa sekolah dasar dan menengah di Kota Bandung. Insiden ini menjadi perhatian serius bagi semua pihak terkait untuk memastikan keamanan dan kualitas makanan yang disediakan dalam program tersebut.
(ar/ar)
