Foto. dok Istimewa (Indonusa)

Sentra Jateng | AMPEL, BOYOLALI – Semangat berbagi ilmu dan pengabdian kepada masyarakat ditunjukkan oleh mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Indonusa yang berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Teknologi Rekayasa Otomotif (TRO). Pada Selasa, 22 April 2025, mereka sukses menggelar kegiatan pengabdian masyarakat di SMK An Nur Ampel, dengan fokus pada pengenalan “Pengetahuan Dasar Desain Autocad”.


Kegiatan yang diikuti oleh 40 siswa kelas 11 jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) ini bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan dasar mengenai desain Autocad, sebuah keterampilan penting dalam dunia teknik otomotif modern. Para mahasiswa Politeknik Indonusa dan HMJ TRO dengan antusias membagikan pengetahuan kepada para siswa SMK An Nur Ampel.


Selama kegiatan berlangsung, para siswa terlihat sangat antusias dan aktif dalam mengikuti setiap materi yang disampaikan. Mereka berkesempatan untuk belajar konsep dasar desain 2D. Interaksi yang baik antara mahasiswa dan siswa menciptakan suasana belajar yang kondusif dan menyenangkan.


Wakil Ketua BEM Politeknik Indonusia menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara ini. “Kami sangat senang dapat berbagi ilmu dan pengalaman kami kepada adik-adik di SMK An Nur Ampel. Semoga pengetahuan dasar Autocad ini dapat menjadi bekal yang bermanfaat bagi mereka dalam mengembangkan diri di bidang teknik otomotif,” ujarnya.


Pihak SMK An Nur Ampel juga menyambut baik kegiatan pengabdian masyarakat ini. “Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa BEM Politeknik Indonusa dan HMJ TRO atas inisiatif yang sangat bermanfaat ini. Pengetahuan tentang Autocad tentu akan sangat berguna bagi siswa kami, terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi di industri otomotif,” ungkap perwakilan dari pihak sekolah.


Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, diharapkan dapat terjalin hubungan yang baik dan berkelanjutan antara Politeknik Indonusa dan SMK An Nur Ampel. Selain itu, diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dengan materi dan sasaran yang lebih luas, sehingga semakin banyak siswa SMK yang memiliki keterampilan relevan dengan kebutuhan industri. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah vokasi diharapkan dapat menjadi salah satu upaya strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang teknik.

[red/skp]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Simak Berita Lengkap Viral Terpopuler !!!

X