
Sentra Jateng – Banyak pemilik kucing percaya bahwa hewan kesayangan mereka bisa menyimpan dendam. Mulai dari pipis di kasur hingga mencakar perabotan, sering dianggap sebagai bentuk balas dendam. Tapi benarkah kucing memang memiliki sifat pendendam?
Kucing Tidak Dendam, Tapi Memiliki Ingatan yang Kuat
Dr. Felicia Williams, seorang ahli perilaku hewan, menjelaskan bahwa kucing sebenarnya tidak memiliki emosi kompleks seperti dendam. Namun, mereka memiliki memori jangka panjang yang baik terkait pengalaman negatif.
“Ketika kucing bersikap ‘jail’ setelah dimarahi, itu bukan balas dendam. Mereka hanya merespons situasi yang tidak nyaman bagi mereka,” jelasnya kepada Sentra Jateng, Senin (12/5/2025).
Perilaku yang Sering Disalahartikan sebagai Dendam
- Menggaruk atau Menggigit Tiba-tiba
- Ini bisa jadi cara kucing menunjukkan ketidaknyamanan atau stres.
- Pipis di Luar Kotak Pasir
- Bisa disebabkan oleh masalah kesehatan atau kotak pasir yang kotor, bukan karena marah pada pemilik.
- Menghindari Kontak
- Kucing butuh waktu untuk memaafkan, tapi ini lebih tentang kepercayaan, bukan dendam.
Tips Agar Kucing Tidak ‘Marah’
- Jangan Memukul atau Berteriak
Kucing akan mengasosiasikan pemiliknya dengan pengalaman buruk. - Beri Ruang dan Waktu
Biarkan kucing tenang sendiri setelah situasi stres. - Gunakan Positive Reinforcement
Hadiahi perilaku baik dengan camilan atau belaian.
Pengalaman Pemilik Kucing
Andi (28), pemilik kucing kampung, mengaku sempat kesal karena kucingnya pipis di sepatu setelah ditinggal bepergian.
“Ternyata dia cuma stres karena kesepian, bukan dendam. Sekarang saya lebih perhatian, dan dia tidak melakukannya lagi,” ceritanya.
Kesimpulan Ahli
Kucing memang bisa terlihat “pendendam”, tapi sebenarnya mereka hanya merespons lingkungan dan pengalaman. Yang mereka butuhkan adalah pemahaman dan kesabaran dari pemiliknya.
(ar/ar)
