
Sentra Jateng – Pemerintah mengambil langkah strategis dengan menambah kuota impor sapi bakalan sekaligus mengurangi impor daging beku. Kebijakan ini diharapkan mampu menguatkan sektor peternakan dalam negeri sekaligus menstabilkan harga daging di pasaran.
Kebijakan Baru: Fokus pada Sapi Bakalan
Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, dalam konferensi pers hari ini (17/5/2025) menyatakan, “Kami akan meningkatkan impor sapi bakalan untuk mendorong peternakan lokal. Sementara itu, impor daging beku akan dikurangi secara bertahap.”
Langkah ini diambil setelah evaluasi menunjukkan bahwa impor daging beku selama ini justru menekan harga jual peternak lokal. Dengan lebih banyak sapi bakalan, diharapkan peternak bisa memenuhi permintaan daging segar tanpa tergantung impor.
Dampak Positif bagi Peternak
Ketua Asosiasi Peternak Sapi Indonesia (APSI), Didiek Purwanto, menyambut baik kebijakan ini. “Ini langkah tepat. Selama ini peternak kesulitan bersaing dengan daging impor yang harganya lebih murah,” ujarnya.
Dengan impor sapi bakalan yang meningkat, peternak lokal bisa memperluas usaha dan meningkatkan produksi. Selain itu, kualitas daging segar dalam negeri dinilai lebih baik dibanding daging beku impor.
Target Stabilisasi Harga
Pemerintah menargetkan harga daging sapi tetap stabil di kisaran Rp 120.000–Rp 130.000 per kg. Pengurangan impor daging beku diharapkan mengurangi persaingan tidak sehat di pasar domestik.
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Nasrullah, menegaskan, “Kami akan pantau terus perkembangan harga dan ketersediaan stok. Jika perlu, intervensi pasar akan dilakukan.”
Tantangan ke Depan
Meski demikian, tantangan tetap ada. Peternak harus memastikan ketersediaan pakan dan kesehatan ternak agar produksi tidak terganggu. Pemerintah juga diminta mempercepat distribusi sapi bakalan impor agar tidak terjadi penumpukan di pelabuhan.
Kebijakan ini akan dievaluasi dalam tiga bulan ke depan untuk memastikan efektivitasnya. Jika berhasil, tidak hanya peternak yang diuntungkan, konsumen juga bisa menikmati daging sapi segar dengan harga terjangkau.
(ar/ar)
