dok. Xinhua/Guo Cheng/ANTARA

SENTRA JATENG – Jiuquan, 28 Mei 2025 – China kembali menunjukkan taringnya di bidang antariksa dengan meluncurkan 30 satelit baru sebagai bagian dari mega proyek konstelasi internet satelit mereka. Peluncuran dari Pusat Antariksa Jiuquan ini memperkuat ambisi Beijing menguasai infrastruktur internet global dari orbit.

Detail Misi Peluncuran yang Bikin Barat Gerah

✔ Roket Long March 8 membawa 30 satelit sekaligus
✔ Target 2027: 13.000 satelit mengelilingi bumi
✔ Kecepatan internet hingga 500 Mbps dari mana saja
✔ Cakupan global termasuk daerah terpencil

“Ini langkah besar menuju kedaulatan digital China,” tegas Administrator CNSA Zhang Kejian saat konferensi pers.

Perang Antariksa China vs SpaceX

ParameterChinaSpaceX (Starlink)
Jumlah Satelit2.800+5.400+
Kecepatan500 Mbps300 Mbps
Biaya Peluncuran$15 juta$30 juta
Target Akhir13.00042.000

Kekhawatiran Internasional

  1. Dominasi orbit rendah bumi oleh China
  2. Potensi spionase digital melalui satelit
  3. Pencemaran antariksa akibat terlalu banyak satelit

“Kami khawatir ini akan digunakan untuk pengawasan global,” kritik Direktur ESA Josef Aschbacher.

Manfaat untuk Indonesia?

➤ Koneksi internet untuk daerah 3T
➤ Harga lebih murah 40% dari provider lain
➤ Kerja sama transfer teknologi dengan BRIN

Reaksi Netizen: Antara Kagum dan Khawatir

➤ @TechEnthusiastID: “Keren! Internet di pedalaman akhirnya teratasi”
➤ @CyberSecurityX: “Hati-hati, ini bisa jadi mata-mata digital China”
➤ @SpaceWatcher: “Perang bintang beneran mulai nih!”

Red (ar/ar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Simak Berita Lengkap Viral Terpopuler !!!

X