
SENTRA JATENG – Kota Tarakan bersiap menyongsong era ekonomi baru dengan mengoptimalkan sumur-sumur minyak tua yang selama ini terabaikan. Langkah strategis ini diprediksi bakal menyuntikkan geliat perekonomian sekaligus mengembalikan kejayaan kota tersebut sebagai salah satu penghasil migas penting di Indonesia.
Revitalisasi Sumur Tua, Sumber Baru PAD
Pemerintah Kota Tarakan bersama pihak swasta dan BUMN migas serius membidik potensi besar yang masih terpendam di dalam sumur-sumur tua. Melalui teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR), sumur yang sudah berusia puluhan tahun itu ditargetkan bisa kembali berproduksi secara optimal.
“Ini bukan sekadar nostalgia. Sumur tua ini adalah aset strategis yang bisa menjadi tulang punggung Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang baru,” tegas Wali Kota Tarakan, Khairul, dalam sebuah lokakarya investasi, Kamis (21/8).
Teknologi Canggih untuk Kejar Target Produksi
Proses revitalisasi ini memerlukan investasi teknologi dan modal yang tidak kecil. Teknologi EOR disebut-sebut sebagai kunci untuk menyedot cadangan minyak yang masih tersisa di perut bumi, yang tidak bisa dijangkau dengan teknik konvensional.
Sejumlah investor dari dalam dan luar negeri telah menyatakan ketertarikannya. Dampaknya tidak hanya pada peningkatan produksi minyak, tetapi juga membuka ribuan lapangan kerja baru bagi warga setempat, mulai dari tenaga teknis hingga pendukung.
Dukungan Penuh dari Pemerintah Pusat
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyambut baik inisiatif ini. Langkah ini sejalan dengan program nasional untuk meningkatkan lifting minyak dan gas dengan memanfaatkan semua potensi yang ada, termasuk sumur-sumur tua yang tersebar di berbagai daerah.
“Dukungan regulasi dan perizinan akan kami permudah. Yang penting, implementasinya harus tetap memegang prinsip lingkungan dan keberlanjutan,” tutur seorang pejabat tinggi Kementerian ESDM yang turut hadir.
Dengan langkah ini, Tarakan tidak hanya berharap pada sektor migas, tetapi juga memicu berkembangnya industri pendukung dan jasa terkait, menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih berkelanjutan.
Red (ar/ar)
