
SENTRA JATENG – Sekelompok pemuda di Banyuwangi menunjukkan kekuatan kolaborasi dengan berhasil mengumpulkan dana patungan sebesar Rp38 juta melalui sistem iuran. Dana tersebut digunakan untuk mendatangkan artis papan atas dalam sebuah acara hiburan yang digelar secara mandiri oleh komunitas tersebut.
Kekuatan Iuran dan Gotong Royong
Inisiatif ini bermula dari keinginan para pemuda setempat untuk menghadirkan hiburan berkualitas di daerah mereka tanpa bergantung pada sponsor besar. Dengan koordinasi melalui media sosial dan aplikasi percakapan, mereka berhasil mengumpulkan dana dalam waktu relatif singkat.
“Kami ingin membuktikan bahwa pemuda bisa berkreasi dan berkontribusi tanpa harus menunggu bantuan dari pihak lain. Semua ini murni dari swadaya kami,” ujar Fajar (25), salah satu koordinator acara, Selasa (26/8).
Proses Pengumpulan Dana yang Transparan
Setiap anggota yang tergabung dalam grup tersebut menyetorkan iuran secara sukarela, dengan jumlah yang bervariasi sesuai kemampuan. Transparansi keuangan dijaga ketat dengan melaporkan setiap pemasukan dan pengeluaran secara real-time melalui grup WhatsApp.
“Kami catat semua detailnya, dari yang menyetor Rp10 ribu hingga Rp500 ribu. Semua tercatat rapi dan diumumkan ke anggota,” tambah Fajar.
Acara Sukses dan Diapresiasi Masyarakat
Acara yang digelar di lapangan desa tersebut sukses menarik ratusan penonton. Keberhasilan ini mendapat apresiasi dari masyarakat dan bahkan pemerintah setempat, yang melihatnya sebagai contoh positif pemberdayaan pemuda.
“Ini membuktikan semangat gotong royong masih kuat di kalangan anak muda. Mereka tidak hanya konsumen, tetapi juga produser event,” kata Camat setempat, Drs. Sutrisno.
Kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi pemuda di daerah lain untuk membuat gerakan serupa, memupuk kreativitas, dan memperkuat kohesi sosial.
Red (ar/ar)
