dok. TEUKU MUHAMMAD VALDY ARIEF/KOMPAS

SENTRA JATENG – Perusahaan investasi terkemuka, Danantara, meluncurkan instrumen keuangan terbaru berupa Patriot Bond, sebuah obligasi yang ditujukan untuk mendanai proyek-proyek strategis nasional. Peluncuran ini mendapat apresiasi dari para ekonom, yang menilai ini sebagai bentuk nyata kontribusi konglomerat dalam pembangunan Indonesia.

Patriot Bond: Obligasi untuk Negeri

Patriot Bond merupakan surat utang yang diterbitkan oleh Danantara dengan tujuan mengumpulkan dana dari masyarakat dan investor institusi untuk dialokasikan pada pembangunan infrastruktur, energi terbarukan, dan program kemandirian pangan. Obligasi ini menawarkan imbal hasil kompetitif dengan risiko terukur.

“Patriot Bond bukan sekadar produk investasi, tapi juga wujud gotong royong dunia usaha dalam membangun Indonesia,” jelas Direktur Utama Danantara, Michael Chen, dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (28/8).

Dukungan Ekonom dan Pemerintah

Ekonom senior Dr. Arief Budiman menyambut positif inisiatif ini.
“Ini langkah progresif. Konglomerat tidak hanya mengejar profit, tetapi juga mengambil peran dalam pembangunan melalui instrumen keuangan yang inovatif,” ujarnya.

Kementerian BUMN juga memberikan dukungan penuh. Deputi Bidang Keuangan BUMN, Rini Satiti, menegaskan,
“Kami mendukung penuh inisiatif swasta seperti ini. Patriot Bond dapat menjadi alternatif pendanaan yang sehat dan transparan.”

Target Penerbitan dan Alokasi Dana

Danantara menargetkan penerbitan perdana Patriot Bond senilai Rp 5 triliun, dengan tenor 5 dan 10 tahun. Dana yang terkumpul akan dialokasikan untuk:

  1. Pengembangan infrastruktur digital di daerah tertinggal
  2. Pembangunan pembangkit listrik tenaga surya
  3. Program corporate farming untuk ketahanan pangan

Red (ar/ar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Simak Berita Lengkap Viral Terpopuler !!!

X