dok. OLX

SENTRA JATENG – Dengan semakin banyaknya mobil hybrid bekas yang beredar di pasar Indonesia, calon pembeli perlu cermat dan waspada. Selain mengecek kondisi mesin dan bodi seperti mobil biasa, kondisi baterai hybrid menjadi faktor penentu utama yang tidak boleh diabaikan.

Baterai adalah jantung dari mobil hybrid, dan menggantinya bisa menghabiskan biaya puluhan bahkan ratusan juta rupiah. Oleh karena itu, pemeriksaan menyeluruh terhadap sistem baterai dan komponen kelistrikan lainnya adalah langkah krusial sebelum memutuskan untuk membeli.

Pentingnya Mengecek Health dan Usia Baterai

Langkah pertama dan terpenting adalah memeriksa kesehatan (health) dan usia baterai hybrid. Baterai mobil hybrid umumnya memiliki masa pakai sekitar 8-10 tahun, tergantung penggunaan dan perawatan.

“Selalu minta kepada penjual untuk menunjukkan laporan kesehatan baterai dari bengkel resmi. Banyak dealer yang sekarang sudah menyediakan alat untuk mengecek state of health (SOH) baterai,” jelas Ahmad Rizal, mekanik spesialis hybrid dari bengkel “Hybrid Specialist Jakarta”. SOH baterai idealnya masih di atas 80% untuk mobil bekas.

Bawa ke Bengkel Khusus Hybrid untuk Inspeksi Menyeluruh

Jangan mengandalkan pengecekan mandiri atau sekadar test drive biasa. Calon pembeli sangat disarankan untuk membawa mobil ke bengkel khusus yang memiliki alat diagnostik untuk mobil hybrid.

“Banyak masalah pada sistem hybrid tidak terdeteksi oleh scanner biasa. Di bengkel khusus, kami bisa membaca kode kesalahan yang tersimpan di ECU hybrid dan memeriksa kondisi setiap modul baterai,” tambah Ahmad. Biaya inspeksi ini berkisar antara Rp 500.000 – Rp 1.000.000, tetapi sangat berharga untuk menghindari kerugian besar di kemudian hari.

Periksa Riwayat Perawatan dan Penggunaan Mobil

Riwayat servis yang lengkap dan teratur di bengkel resmi atau bengkel terpercaya adalah pertanda baik. Perhatikan terutama riwayat servis untuk sistem hybrid, cooling system (sistem pendingin baterai), dan penggantian inverter coolant jika ada.

“Cooling system untuk baterai itu vital. Jika tidak dirawat, overheat bisa merusak baterai secara permanen,” pungkas Ahmad.

Lakukan Test Drive yang Memadai

Saat test drive, perhatikan bagaimana transisi antara mesin bensin dan motor listrik. Transisi yang harusnya halus tidak boleh terasa kasar atau berbunyi tidak wajar. Pastikan juga semua fitur seperti regenerative braking berfungsi dengan baik.

Dengan langkah-langkah ini, Anda bisa lebih percaya diri dalam membeli mobil hybrid bekas dan terhindar dari masalah teknis yang menghabiskan biaya besar. Kehati-hatian adalah kunci untuk mendapatkan nilai terbaik dari kendaraan hemat energi ini.

Red (ar/ar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Simak Berita Lengkap Viral Terpopuler !!!

X