dok. ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/nym.(FAH)

SENTRA JATENG – Pusat Komunikasi Organisasi (PCO) telah mengalami perjalanan transformasi signifikan dari masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga kini di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Lembaga yang bertugas mengelola komunikasi dan informasi pemerintah ini terus beradaptasi dengan dinamika zaman dan kebutuhan strategis pemerintahan.

PCO awalnya dibentuk pada era Jokowi dengan tujuan utama menyelaraskan pesan dan kebijakan pemerintah kepada publik. Namun, di bawah kepemimpinan Prabowo, lembaga ini tidak hanya mengalami perubahan struktural, tetapi juga penajaman peran dan fungsi yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan media.

Awal Mula Pembentukan PCO di Era Jokowi

Pada era Jokowi, PCO didirikan sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi komunikasi antar kementerian dan lembaga. Fokus utamanya adalah memastikan bahwa narrative kebijakan pemerintah tersampaikan secara konsisten dan terpadu kepada masyarakat.

“Di masa lalu, PCO berperan sebagai integrator pesan pemerintah. Setiap kementerian memiliki narasinya sendiri, dan PCO hadir untuk menyelaraskan semuanya agar tidak terjadi tumpang tindih atau contradicting statements,” jelas seorang mantan pejabat komunikasi pemerintah yang enggan disebutkan namanya.

Transformasi di Era Prabowo

Memasuki era Prabowo, PCO mengalami restrukturisasi dan transformasi fungsi. Pergeseran ini tidak hanya mencakup perubahan nomenklatur, tetapi juga perluasan mandat yang lebih progresif.

  1. Digitalisasi dan Teknologi: PCO kini lebih fokus pada pemanfaatan platform digital dan teknologi mutakhir, termasuk kecerdasan buatan (AI), untuk analisis sentimen publik dan penyebaran informasi yang lebih targeted.
  2. Kecepatan Respons: Berbeda dengan era sebelumnya yang lebih menekankan pada perencanaan pesan jangka menengah, PCO di era Prabowo dituntut untuk lebih agile dan cepat dalam merespons isu-isu aktual yang berkembang di masyarakat.
  3. Strategic Narrative Building: PCO tidak hanya menyelaraskan pesan, tetapi juga aktif membangun narasi strategis yang mendukung prioritas nasional pemerintahan Prabowo-Gibran, seperti kedaulatan pangan dan percepatan pembangunan infrastruktur.

Tantangan dan Proyeksi ke Depan

Transformasi PCO tidak lepas dari tantangan, terutama dalam menghadapi disinformasi dan hoaks yang semakin masif. Ke depan, PCO diproyeksikan akan semakin menguatkan perannya sebagai garda terdepan komunikasi pemerintah yang akurat, cepat, dan tepercaya.

“Perubahan ini adalah keniscayaan. PCO harus terus berinovasi agar mampu menjawab tantangan komunikasi yang semakin kompleks,” tutur seorang sumber di dalam internal pemerintah.

Transformasi PCO mencerminkan dinamika pemerintahan yang terus ber evolusi, menyesuaikan dengan kebutuhan zaman dan visi kepemimpinan yang berbeda di setiap era.

Red (ar/ar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Simak Berita Lengkap Viral Terpopuler !!!

X