dok. firzie a idris/KOMPAS

SENTRA JATENG – Ambisi Indonesia untuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2036 tidak main-main. Komite Olimpiade Nasional Indonesia (NOC Indonesia) menegaskan keseriusannya dengan menyiapkan strategi matang, di mana dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat dinilai sebagai faktor penentu kemenangan.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan publik adalah kunci utama. Semangat dan dukungan dari seluruh rakyat Indonesia akan menjadi energi yang sangat kuat bagi NOC Indonesia untuk mewujudkan mimpi besar ini,” ujar Haryono Soeprapto, Wakil Ketua NOC Indonesia, dalam sebuah wawancara eksklusif, Minggu (28/9/2025).

Proses Panjang Menuju Pencalonan Resmi

Haryono menjelaskan bahwa jalan menuju Olimpiade 2036 masih panjang. Saat ini, Indonesia masih berada dalam fase Continuous Dialogue dengan Komite Olimpiade Internasional (IOC). Fase ini merupakan ruang konsultasi untuk menyempurnakan proposal pencalonan sebelum resmi mengajukan diri pada 2027.

“Tahun 2027 adalah saatnya Targeted Dialogue. Di situlah kami akan secara resmi menyampaikan niat dan proposal lengkap kami kepada IOC. Semua persiapan, termasuk dari sisi infrastruktur dan komitmen pemerintah, harus sudah sangat matang pada tahap itu,” papar Haryono.

Infrastruktur dan Warisan Berkelanjutan

Salah satu fokus utama NOC Indonesia adalah memastikan bahwa penyelenggaraan Olimpiade nantinya meninggalkan warisan berkelanjutan (legacy) bagi bangsa. Konsep yang diusung bukan sekadar membangun venue-venue megah, melainkan pemanfaatan maksimal terhadap infrastruktur yang sudah ada, seperti yang digunakan untuk Asian Games 2018.

“Kami belajar dari kesuksesan Asian Games 2018. Infrastruktur seperti Stadion GBK dan venue lainnya adalah aset berharga. Konsep legacy ini sangat disorot oleh IOC. Mereka ingin memastikan Olimpiade meninggalkan dampak positif jangka panjang, bukan sekadar pesta olahraga,” jelasnya.

Membangun Momentum dan Keyakinan Publik

Haryono mengakui bahwa masih ada keraguan publik mengenai kemampuan Indonesia menggelar event sebesar Olimpiade. Namun, ia meyakini bahwa keraguan itu dapat diubah menjadi keyakinan dengan sosialisasi dan edukasi yang masif.

“Tugas kami adalah meyakinkan masyarakat bahwa ini bukan hal yang mustahil. Semangat Indonesia Bisa yang kita lihat di Asian Games 2018 harus kita hidupkan kembali. Dengan persiapan yang matang dan dukungan semua pihak, kita bisa membawa Olimpiade pertama ke tanah Asia Tenggara,” tegas Haryono.

NOC Indonesia optimis bahwa dengan persiapan strategis dan gelombang dukungan publik yang solid, mimpi untuk menyaksikan Olimpiade di tanah air pada 2036 dapat terwujud.

Red (ar/ar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Simak Berita Lengkap Viral Terpopuler !!!

X