
SENTRA JATENG – Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI resmi ditetapkan sebagai pemegang hak siar Piala Dunia FIFA 2026. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Dewan Pengawas TVRI, yang berarti masyarakat Indonesia dapat kembali menyaksikan pesta sepak bola terakbar di dunia tersebut secara gratis melalui siaran televisi terrestrial.
Penunjukkan TVRI ini merupakan bagian dari komitmen untuk memastikan akses seluas-luasnya bagi seluruh lapisan masyarakat di Tanah Air untuk menikmati turnamen sepak bola bergengsi tersebut, tanpa terkendala biaya berlangganan.
Komitmen Siaran Gratis untuk Publik
Komitmen untuk menayangkan Piala Dunia 2026 secara gratis ditegaskan oleh Anggota Dewan Pengawas TVRI, Tanti Nugraheni. Dalam pernyataannya yang dikutip dari siaran pers resmi, Selasa (30/9/2025), Tanti menyatakan bahwa hak siar yang diperoleh TVRI mencakup siaran gratis.
“TVRI mendapat hak siar Piala Dunia 2026. Hak siar yang kami peroleh adalah hak siar gratis,” ujar Tanti Nugraheni, menegaskan posisi TVRI sebagai lembaga penyiaran publik yang mengutamakan kepentingan masyarakat.
Jumlah Pertandingan yang Akan Disiarkan
Sebagai pemegang hak siar, TVRI berhak menayangkan 56 pertandingan dari total 104 laga yang akan digelar di tiga negara, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Meski tidak menayangkan semua pertandingan, paket yang didapatkan TVRI ini memastikan masyarakat dapat menyaksikan pertandingan-pertandingan inti, termasuk partai pembuka, laga-laga tim besar, babak gugur, hingga partai puncak.
“TVRI akan menayangkan 56 pertandingan,” tambah Tanti, memberikan gambaran jelas mengenai cakupan siaran yang akan diterima oleh pemirsa di rumah.
Kepastian Setelah Berbulan-bulan Menunggu
Kepastian hak siar Piala Dunia 2026 ini mengakhiri ketidakpastian yang berlangsung cukup lama. Proses akuisisi hak siar untuk wilayah Indonesia sempat mengalami penundaan. Komitmen TVRI sebagai penyiar publik ini diharapkan dapat menjadi jawaban atas kegelisahan publik yang ingin menyaksikan turnamen empat tahunan tersebut tanpa harus membayar.
Dengan keputusan ini, TVRI kembali mengukuhkan perannya sebagai “rumah bersama” bagi seluruh rakyat Indonesia untuk menyaksikan momen-momen olahraga bersejarah, mengikuti jejak siaran gratis Piala Dunia pada era-era sebelumnya.
Red (ar/ar)
