dok. Dokumentasi Instagram Erick Thohir

SENTRA JATENG – Kekalahan 0-2 Timnas Indonesia dari Arab Saudi pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2026, Kamis (9/10/2025) dini hari WIB, tidak hanya berdampak pada peringkat di Grup C. Kekalahan di Stadion Pangeran Mohammed bin Fahd, Dammam, itu juga mengancam posisi Indonesia dalam Ranking FIFA, yang berpotensi membuat Garuda disalip oleh rival sekawasan, Malaysia.

Kekalahan dari Arab Saudi, yang notabene berada di peringkat lebih tinggi, menyebabkan Indonesia kehilangan sejumlah poin berharga. Sementara itu, Malaysia, yang juga bermain dalam Kualifikasi Piala Dunia, berhasil meraih hasil positif dengan bermain imbang 1-1 melawan Bahrain. Hasil ini membuat mereka berpeluang besar menyalip Indonesia dalam klasemen ranking FIFA terbaru.

Perhitungan Poin dan Posisi di Klasemen FIFA

Berdasarkan sistem perhitungan ranking FIFA, sebuah kekalahan dari tim yang lebih tinggi rankingnya tetap akan menyebabkan pengurangan poin, meski tidak sebanyak jika kalah dari tim yang lebih rendah. Sebelum laga ini, Indonesia berada di peringkat 139 dunia, sementara Malaysia berada di peringkat 140, dengan selisih poin yang sangat tipis.

“Kekalahan dari Arab Saudi, ditambah dengan hasil imbang Malaysia yang melawan Bahrain (tim dengan ranking lebih tinggi dari Malaysia), sangat berisiko membuat posisi kita dan Malaysia bertukar tempat. Malaysia akan mengambil alih posisi 139, dan kita bisa turun ke 140 atau lebih,” jelas seorang pengamat sepak bola nasional.

Dampak Psikologis dan Prestise Nasional

Ancaman tersalip oleh Malaysia ini bukan hanya sekadar urusan angka, tetapi juga menyangkut prestise dan kepercayaan diri. Dalam beberapa tahun terakhir, persaingan antara Indonesia dan Malaysia di kancah sepak bola selalu berlangsung sengit. Keunggulan ranking, sekalipun hanya satu angka, memiliki dampak psikologis yang signifikan.

“Disalip Malaysia di ranking FIFA adalah situasi yang tidak ingin dialami oleh siapa pun, mulai dari pemain, pelatih, hingga para suporter. Ini akan menjadi tekanan mental tambahan, sekaligus kritik yang lebih keras dari publik,” ujar Bobby Satria, analis sepak bola.

Jalan Panjang Menuju Perbaikan Peringkat

Satu-satunya cara untuk mengamankan dan meningkatkan posisi di ranking FIFA adalah dengan meraih hasil positif di laga-laga resmi selanjutnya. Timnas Indonesia masih memiliki sisa pertandingan dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 untuk membalikkan keadaan.

“Kekalahan ini harus menjadi pelajaran pahit. Fokus sekarang harus pada pertandingan berikutnya. Tidak ada pilihan lain selain bangkit dan meraih kemenangan jika tidak ingin tertinggal lebih jauh, tidak hanya dari Malaysia tetapi juga dari tim-tim Asia lainnya,” pungkas Bobby. Garuda harus segera membenahi semua kelemahan sebelum laga-laga mendatang yang menentukan nasib.

Red (ar/ar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Simak Berita Lengkap Viral Terpopuler !!!

X