Foto: Nicholas Ryan Aditya

Tags: Paus Fransiskus, Kardinal Ignatius Suharyo, pemakaman Paus, delegasi pemerintah RI, Basilika Santa Maria Maggiore, Vatikan

Sentra Jateng — Uskup Agung Jakarta Kardinal Ignatius Suharyo mengungkap informasi bahwa sebanyak 95 kepala negara telah menyatakan hadir pada pemakaman Paus Fransiskus di Basilika Santa Maria Maggiore, Roma, Sabtu (26/4/2025). “Yang saya dengar, sudah ada 95 kepala negara yang akan hadir pada waktu pemakaman Paus,” ujar Suharyo dalam jumpa pers di Gereja Katedral Jakarta, Kamis (24/4/2025) malam.

Perwakilan Gereja Katolik Indonesia

Suharyo menegaskan Gereja Katolik Indonesia akan diwakili oleh Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) sekaligus Uskup Bandung, Monsinyur Antonius Subianto Bunjamin. “Gereja Katolik Indonesia diwakili satu saja cukup,” katanya, seraya menambahkan bahwa dirinya tidak ikut berangkat ke Vatikan.

Delegasi Pemerintah Indonesia Terpisah

Menurut Suharyo, delegasi pemerintah RI dipimpin Presiden ke‑7 Joko Widodo beserta Wamenkeu Thomas Djiwandono, Menkumham Natalius Pigai, dan mantan Menteri ESDM Ignasius Jonan. “Perjalanan ke Roma kelihatannya sendiri‑sendiri karena rombongan pemerintah berbeda dengan rombongan uskup,” jelasnya.

Jadwal Pemakaman

Paus Fransiskus, yang wafat pada Senin (21/4/2025) di usia 88 tahun, akan dimakamkan Sabtu, 26 April 2025 pukul 10.00 waktu Roma (15.00 WIB). Prosesi misa pemakaman dipusatkan di Lapangan Santo Petrus sebelum peti jenazah diarak menuju Basilika Santa Maria Maggiore, tempat peristirahatan pilihannya.

Latar Antusiasme Global

Lonjakan konfirmasi 95 kepala negara mencerminkan pengaruh luas Paus Fransiskus dalam diplomasi kemanusiaan. Suharyo menyebut angka itu “belum final,” sebab Vatikan masih membuka registrasi delegasi hingga sehari sebelum upacara.

Pesan Kardinal

Menutup konferensi, Suharyo mengajak umat di Indonesia mengikuti siaran langsung Vatican Media. “Mari kita bersatu dalam doa agar prosesi berjalan lancar dan dunia terinspirasi semangat inklusif Paus Fransiskus,” pungkasnya.

Dengan daftar tamu negara mencapai hampir sepertiga anggota PBB, pemakaman Sabtu nanti diprediksi menjadi salah satu seremoni kepausan terbesar abad ini—sekaligus menandai akhir era Paus yang dikenal merangkul dialog lintas iman dan keadilan sosial.

(ar/ar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Simak Berita Lengkap Viral Terpopuler !!!

X