Foto: UNPFII di New York 17 April 2023. Handout

Sentra Jateng — Sebuah video yang menampilkan sekelompok individu mengangkat kertas bertuliskan “Free Aceh”, “Free Papua”, dan “Free Maluku” dalam sidang United Nations Permanent Forum on Indigenous Issues (UNPFII) ke-24 pada Senin (21/4/2025) menjadi viral di media sosial. Aksi tersebut segera mendapat tanggapan dari pemerintah Indonesia yang menyebutnya sebagai tindakan provokatif dan tidak etis.

Dalam video yang beredar, terlihat beberapa peserta forum mengangkat kertas dengan tulisan-tulisan tersebut saat sidang berlangsung. Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menilai aksi tersebut sebagai bentuk provokasi yang tidak sesuai dengan tujuan forum PBB yang seharusnya menjadi wadah untuk membahas isu-isu masyarakat adat secara konstruktif.

Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak mencerminkan semangat dialog dan kerja sama yang menjadi dasar dari forum internasional tersebut. Mereka juga menyatakan bahwa aksi semacam itu dapat merusak citra forum dan mengganggu hubungan antarnegara.

Hingga saat ini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai identitas individu-individu yang terlibat dalam aksi tersebut maupun langkah-langkah yang akan diambil oleh pihak penyelenggara forum.

Kementerian Luar Negeri Indonesia berharap agar semua pihak dapat menjaga etika dan menghormati prinsip-prinsip yang berlaku dalam forum internasional, serta tidak memanfaatkan platform tersebut untuk kepentingan politik sempit yang dapat merugikan banyak pihak.

(ar/ar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Simak Berita Lengkap Viral Terpopuler !!!

X