dok. shutterstock.com/JETROCKKKK

SENTRA JATENG – Para ilmuwan mengeluarkan peringatan keras tentang adanya racun mematikan yang mengintai di sawah-sawah di seluruh dunia. Temuan ini berdasarkan penelitian terbaru yang menunjukkan akumulasi logam berat dan zat beracun di lahan pertanian yang mengancam kesehatan petani dan konsumen.

Arsenik dan Logam Berat Ancaman Nyata

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal lingkungan internasional menyoroti tingginya kadar arsenik dan logam berat seperti kadmium dan timbal di sawah akibat penggunaan pupuk kimia berlebihan, air irigasi tercemar, serta limbah industri. Zat-zat beracun ini tidak hanya mencemari tanah dan air, tetapi juga terserap oleh tanaman padi yang kemudian dikonsumsi manusia.

“Ini adalah krisis yang tidak terlihat tetapi sangat berbahaya. Petani adalah kelompok yang paling rentan terpapar langsung, sementara konsumen berisiko mengalami akumulasi racun dalam tubuh melalui beras yang mereka makan setiap hari,” jelas Dr. Ahmad Setiawan, ahli toksikologi lingkungan yang terlibat dalam penelitian tersebut.

Dampak Kesehatan yang Serius

Paparan arsenik dan logam berat dalam jangka panjang dapat menyebabkan berbagai penyakit serius, termasuk kanker kulit, kerusakan ginjal, gangguan saraf, serta stunting pada anak. Para petani yang bekerja langsung di sawah tanpa perlindungan memadai menjadi korban utama.

Data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan bahwa lebih dari 200 juta orang di dunia terpapar arsenik melalui air minum dan makanan, dengan Asia sebagai wilayah paling terdampak.

Solusi dan Langkah Mitigasi

Ilmuwan menyarankan penerapan pertanian berkelanjutan, seperti penggunaan pupuk organik, bioremediasi tanah, dan sistem irigasi yang bebas limbah industri. Mereka juga mendorong pemerintah untuk memperketat pengawasan terhadap penggunaan bahan kimia pertanian dan quality control pada produk beras.

“Kami mendesak intervensi kebijakan segera. Perlindungan kesehatan petani dan keamanan pangan harus jadi prioritas,” tambah Dr. Setiawan.

Red (ar/ar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Simak Berita Lengkap Viral Terpopuler !!!

X