
SENTRA JATENG – Sebuah bisnis kecantikan yang lahir dari Kota Batu, Jawa Timur, membuktikan bahwa mimpi tidak harus diraih sendirian. Decuts Salon and Dayspa, yang awalnya hanya sebuah salon kecil, kini telah bertransformasi menjadi jaringan franchise dengan 17 outlet yang tersebar di berbagai kota, termasuk Malang, Surabaya, Jember, dan bahkan luar Jawa seperti Balikpapan.
Pencapaian ini berawal dari sebuah keputusan berani pada 2017. Kala itu, sang founder, Septy Nur Aini, memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya dan memulai bisnis salon dari garasi rumahnya. “Saya mulai dari nol, dari garasi rumah. Modal awalnya hanya keberanian dan tekad untuk mandiri,” kenang Septy tentang awal perjalanan bisnisnya.
Dari Garasi Rumah Menjadi Jaringan Franchise
Perjalanan Septy tidak instan. Butuh waktu bertahun-tuntuk membangun Decuts hingga akhirnya membuka peluang waralaba pada 2022. Keputusan ini ternyata menjadi titik balik yang mempercepat pertumbuhan bisnisnya. Dalam kurun tiga tahun, Decuts berhasil menambah 16 outlet baru, sebuah pencapaian yang membanggakan bagi usaha yang dimulai dari skala rumahan.
“Saya percaya, mimpi yang dijalankan bersama akan tumbuh lebih cepat dan lebih kuat. Melalui sistem franchise, kami ingin memberi peluang bagi lebih banyak orang, terutama perempuan, untuk memiliki usaha mandiri yang sudah memiliki sistem yang teruji,” ujar Septy menjelaskan filosofi di balik ekspansinya.
Kunci Sukses: Fokus pada Layanan dan Komunitas
Salah satu kunci keberhasilan Salon Decuts terletak pada fokusnya membangun pengalaman pelanggan yang positif. Layanan seperti creambath, potong rambut, dan perawatan wajah menjadi andalan. Namun, yang tak kalah penting adalah pembentukan komunitas yang solid di antara para pemilik franchise.
“Kami tidak sekadar jual brand. Kami membangun komunitas di mana setiap pemilik outlet saling mendukung, berbagi ilmu, dan tumbuh bersama. Itulah kekuatan utama kami,” tambah Septy. Pendekatan ini menciptakan rasa memiliki yang tinggi di antara para mitra bisnisnya.
Mimpi Besar untuk Memberdayakan Perempuan
Di balik kesuksesan ekspansi bisnisnya, Septy menyimpan visi yang lebih besar: memberdayakan perempuan-perempuan lain untuk menjadi mandiri secara finansial. Baginya, setiap outlet baru yang terbuka bukan sekadar tambahan angka, melainkan sebuah pencapaian personal bagi seorang perempuan yang memulai mimpinya.
“Setiap saya melihat outlet baru dibuka oleh seorang ibu-ibu muda, itu seperti melihat cerminan diri saya dulu. Inilah bukti bahwa dengan dukungan sistem dan komunitas yang tepat, mimpi untuk memiliki usaha sendiri bukanlah hal yang mustahil,” pungkas Septy, yang terus berkomitmen untuk memperluas jaringan salonnya sekaligus memperbesar dampak sosial yang diberikannya.
Red (ar/ar)
