Foto: Titis Anis Fauziyah/Kompas

Kemiskinan di Jateng Tertinggi Se-Nasional, Gubernur Luthfi: “Tenang Aja, Masih Satu Digit”

Sentra Jateng – Tingkat kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah tercatat sebesar 9,58 persen, melebihi rata-rata nasional yang berada di angka 8,57 persen. Meskipun demikian, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengimbau masyarakat dan jajarannya untuk tetap tenang. “Angka kemiskinan kita 9,58 persen, tenang aja, masih 1 digit meski (angkanya) sembilan koma, kita akan usahakan di bawah nasional 8,57 persen,” ujar Luthfi dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Jawa Tengah 2025 yang digelar di kompleks gubernuran, Semarang, pada Senin (5/5/2025).

Komitmen Penurunan Angka Kemiskinan

Dalam forum tersebut, Gubernur Luthfi menegaskan komitmennya untuk menurunkan angka kemiskinan di Jawa Tengah. Ia menyatakan bahwa meskipun angka saat ini masih di atas rata-rata nasional, pemerintah provinsi akan berupaya keras agar angka tersebut dapat ditekan hingga di bawah rata-rata nasional. “Kita akan usahakan di bawah nasional 8,57 persen,” tegasnya.

Strategi dan Langkah Konkret

Untuk mencapai target tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berencana mengimplementasikan berbagai program strategis yang fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Langkah-langkah tersebut meliputi pemberdayaan ekonomi lokal, peningkatan akses pendidikan dan kesehatan, serta pembangunan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Dukungan dari Seluruh Pihak

Gubernur Luthfi juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah kabupaten/kota, sektor swasta, dan masyarakat sipil, untuk bersinergi dalam upaya penanggulangan kemiskinan. “Kerja sama dan kolaborasi dari semua pihak sangat diperlukan agar program-program yang dirancang dapat berjalan efektif dan tepat sasaran,” katanya.

Dengan komitmen yang kuat dan strategi yang terarah, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah optimis dapat menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

(ar/ar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Simak Berita Lengkap Viral Terpopuler !!!

X