
Sentra Jateng – Sebuah unggahan foto penumpang KRL Commuter Line rute Yogyakarta-Solo yang terpaksa duduk di lantai kereta viral di media sosial. Kejadian yang terekam pada Minggu (11/5/2025) ini memantik pro-kontra mengenai kenyamanan layanan transportasi umum tersebut.
Fakta di Balik Foto Viral
- Terjadi pada KRL tujuan Solo Balapan pukul 17.30 WIB
- Kereta dalam kondisi padat menjelang jam pulang kerja
- Beberapa penumpang memilih duduk di lantai karena kursi penuh dan kelelahan
Respons PT KAI: “Tidak Dianjurkan demi Keselamatan”
VP Public Relations PT KAI, Joni Martinus, menjelaskan:
“Kami memahami kondisi kepadatan, namun duduk di lantai berisiko tinggi terutama saat kereta mengerem mendadak. Penumpang bisa terbentur atau mengganggu arus lalu lintas di dalam gerbong.”
Analisis Tren Kepadatan
- Peningkatan 25% Jumlah Penumpang sejak kenaikan harga BBM
- Jam Sibuk (06.00-08.00 & 16.00-18.00) paling rawan kepadatan
- Gerbong Terbatas hanya 8 kereta per rangkaian
Solusi Alternatif dari PT KAI
- Penambahan 2 rangkaian cadangan pada jam sibuk mulai 20 Mei 2025
- Sosialisasi etika berkendara melalui poster di stasiun
- Aplikasi KAI Access untuk memantau kepadatan kereta
Kisah Nyata Penumpang
Siti (23), mahasiswa UNS yang sering menggunakan rute ini mengaku:
“Memang sering penuh banget. Kalau sudah lelah, ya terpaksa duduk di lantai sambil berpegangan. Tapi saya paham ini berbahaya.”
Tips Aman Naik KRL Padat
- Gunakan kereta sebelum/sesudah jam sibuk
- Bawa tas kecil untuk meminimalisir space
- Manfaatkan fasilitas standing pole dengan pegangan kuat
(ar/ar)
