
SENTRA JATENG – Sebuah ledakan keras mengguncang sebuah gedung yang digunakan sebagai tempat produksi farmasi di Jalan Letnan Sutopo, BSD Serpong, Kamis (9/10/2025) malam. Ledakan yang terdengar hingga radius beberapa ratus meter itu menyebabkan satu orang tewas dan menghancurkan sebagian besar struktur bangunan.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Yovan Tampubolon mengonfirmasi insiden tersebut. “Kami telah menerima laporan dan tim dari Reskrim, Forensik, dan Sabhara sudah berada di lokasi untuk melakukan olah TKP. Korban jiwa satu orang, dan kami masih melakukan identifikasi,” ujar Yovan ketika dikonfirmasi pada Jumat (10/10/2025) dini hari.
Kondisi Lokasi dan Upaya Evakuasi
Saat tim kepolisian tiba di lokasi, kondisi gedung satu lantai itu rusak parah. Atap bangunan ambruk, dinding-dinding berantakan, dan puing-puing berserakan di mana-mana. Satu unit mobil yang diparkir di halaman gedung juga ikut rusak akibat terlempar material bangunan.
Proses evakuasi korban sempat terkendala karena kondisi bangunan yang tidak stabil dan dikhawatirkan terjadi ledakan susulan. Tim Damkar dan SAR dikerahkan untuk memastikan tidak ada korban lain yang tertimbun di dalam reruntuhan. “Kami pastikan tidak ada korban tambahan. Evakuasi korban meninggal sudah dilakukan,” kata Plt Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Zakarias Lumban.
Penyelidikan Awal dan Dugaan Sementara
Penyebab ledakan masih menjadi misteri dan menjadi fokus penyelidikan polisi. Beberapa dugaan sementara mengarah pada kebocoran gas atau reaksi kimia dari bahan-bahan yang digunakan dalam proses produksi farmasi di dalam gedung.
“Kami masih selidiki penyebab pasti ledakan. Apakah dari tabung gas, bahan kimia, atau faktor lain. Tim labfor (laboratorium forensik) kami sedang bekerja untuk mengambil sampel dan mencari titik awal ledakan,” jelas Kombes Yovan. Polisi juga akan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi dan memanggil saksi-saksi untuk dimintai keterangan.
Identifikasi Korban dan Langkah Selanjutnya
Korban tewas yang berhasil dievakuasi adalah seorang pria yang diduga merupakan karyawan atau penjaga gedung. Identitasnya masih dalam proses identifikasi oleh tim forensik kepolisian.
Pihak kepolisian juga akan berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Dinas Lingkungan Hidup untuk meneliti aspek K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) dan kemungkinan pencemaran lingkungan akibat insiden ini. Misteri di balik ledakan mematikan ini diharapkan segera terungkap dalam beberapa hari ke depan seiring dengan proses penyelidikan yang intensif.
Red (ar/ar)
