Foto: HonestDocs

Sentra Jateng – Peningkatan nafsu seksual bisa terjadi pada siapa saja, baik pria maupun wanita, dan merupakan hal yang sebenarnya normal dalam siklus biologis manusia. Namun, ketika dorongan ini muncul secara berlebihan atau tidak sesuai konteks, maka penting untuk memahami penyebabnya dan mengetahui cara mengelolanya agar tidak menimbulkan gangguan dalam kehidupan sehari-hari maupun hubungan sosial.

Secara umum, dorongan seksual dipengaruhi oleh sejumlah faktor, termasuk kondisi biologis, psikologis, serta gaya hidup. Salah satu faktor paling dominan adalah fluktuasi hormon, khususnya hormon testosteron pada pria dan estrogen pada wanita. Kadar hormon yang meningkat bisa menyebabkan lonjakan gairah seksual secara tiba-tiba.

Kondisi psikologis juga sangat memengaruhi tingkat nafsu seksual. Seseorang yang mengalami peningkatan suasana hati, terbebas dari stres, atau sedang merasa percaya diri cenderung memiliki dorongan seksual yang lebih tinggi. Begitu pula, pemulihan dari depresi atau kecemasan dapat mengaktifkan kembali gairah seksual yang sebelumnya tertekan.

Selain faktor internal, gaya hidup juga berperan besar. Aktivitas fisik yang rutin seperti olahraga dapat meningkatkan sirkulasi darah dan produksi hormon endorfin, yang memengaruhi keseimbangan libido. Tidur yang cukup, konsumsi makanan bergizi, dan menghindari alkohol juga berkontribusi menjaga gairah tetap stabil dan sehat.

Namun, bila nafsu seksual terasa mengganggu atau muncul secara tidak terkendali, maka perlu adanya strategi pengelolaan. Salah satunya adalah dengan mengalihkan perhatian pada aktivitas yang produktif, seperti membaca, menulis, atau berkarya. Menyalurkan energi ke hal-hal positif bisa membantu mengendalikan impuls berlebihan.

Komunikasi terbuka dengan pasangan juga sangat penting. Dengan saling memahami kebutuhan dan batasan dalam hubungan, pasangan dapat menemukan ritme seksual yang seimbang tanpa merasa tertekan atau tidak dihargai. Pendekatan ini juga dapat memperkuat ikatan emosional yang sehat dalam hubungan.

Bagi yang merasa sulit mengelola dorongan ini secara mandiri, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan profesional seperti psikolog atau seksolog. Terapi perilaku atau konseling bisa menjadi solusi jangka panjang untuk memahami akar penyebab serta mengembangkan cara yang sehat dalam mengatur dorongan seksual.

Pada akhirnya, memiliki nafsu seksual adalah bagian alami dari kehidupan manusia. Yang terpenting adalah bagaimana kita mengelolanya dengan bijak, sesuai nilai-nilai pribadi, kesehatan mental, dan keseimbangan dalam hubungan sosial serta keluarga.

(ar/ar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Simak Berita Lengkap Viral Terpopuler !!!

X