Foto: kompas.com

Sentra Jateng – Fenomena alam yang dikenal dengan nama “halo matahari” baru-baru ini menarik perhatian masyarakat, terutama karena dikaitkan dengan peningkatan suhu cuaca yang lebih panas. Halo matahari adalah lingkaran cahaya yang terbentuk di sekitar matahari, yang biasanya terlihat ketika sinar matahari melewati kristal es yang ada di atmosfer bagian atas.

Menurut para ahli, fenomena ini dapat memengaruhi suhu cuaca, terutama saat kondisi atmosfer sangat kering. Halo matahari terbentuk akibat pembiasan cahaya matahari pada kristal es di awan cirrus yang tinggi. Meskipun halo matahari terlihat indah dan menakjubkan, fenomena ini sering kali dikaitkan dengan perubahan cuaca yang ekstrem, termasuk peningkatan suhu udara.

Para ilmuwan menjelaskan bahwa meskipun halo matahari bukanlah penyebab langsung dari cuaca panas, fenomena ini sering muncul ketika kondisi atmosfer mendukung terjadinya pemanasan yang lebih cepat. Ketika halo matahari terlihat, biasanya ada tanda-tanda cuaca yang lebih panas dalam beberapa hari ke depan, dan ini terjadi karena atmosfer yang semakin tidak stabil.

Fenomena ini menjadi perhatian di banyak wilayah, di mana suhu udara mengalami peningkatan signifikan, dan pola cuaca yang tidak menentu semakin sering terjadi. Para meteorologis mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap perubahan cuaca ekstrem yang dapat terjadi dalam waktu singkat.

(ar/ar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Simak Berita Lengkap Viral Terpopuler !!!

X